Tag Archive: shonen ai


Review: The Lovers (2015)

Aloha!!

Menindak-lanjuti review barusan, saya kini akan mengulas ‘The Lovers‘ yang merupakan drama dimana awal saya mengenal(?) Lee-Jae-joon.

Ini Lee Jae-joon btw.

ie002248498_std

kenapa fotonya yang ini sih?!

The Lovers (2015)

img_119629_1

Sinopsis: The Lovers merupakan sebuah drama dengan bamen atau latar adegan yang tidak cuma satu. Menceritakan 4 pasang pasangan yang menempati sebuah gedung apartmen dengan nomor kamar berbeda (ya iyalah). Semenjak saya cuma nonton bagian Joon-jae & Takuya saja, maka itu, saya hanya akan membahas dua pria ini.

Continue reading

minna-san, konnichiwa!

Kembali lagi dengan saya dan review film Boys Love nya.
Iya, sayangnya bukan film humu meski memang humu (?) film yang diangkat dari komik karya Hidaka Shoko ini, tidak separah Live Action yang pernah saya ulas alias belum ada apa-apanya atau dengan kata lain belum ngapa-ngapain. Dan engga ngapa-ngapain juga sih. Namun memang kalau baca manga nya, memang mereka ngapa-ngapain (?) dan ada apa-apanya (?)

Mari kita cek trailer dan sinopsisnya, setelah itu izinkan saya berkelakar.
Seperti apa yang telah terjadi pada setiap ulasan fim saya; ini semua mengandung SPOILER. Jadi bagi yang alergi, ini adalah batasnya.

Hana wa Saku ka (2018)

5b5183f5ca8a8

Continue reading

One True Pairing: Drarry

Minna-san, konbanwa!

Kembali lagi dengan saya yang mangkir dari keinginannya untuk menuliskan pandangan mengenai pertandingan yang baru selesai kemarin; Figure Skating World Champonship 2018 yang dihelat di Milan.

Setahun pas (ngga pas juga sih) dari pertama kali naksir si abang di World 2017 jaman di Helsinki, lalu tiba di World 2018. Ngga nyangka bisa tahan selama ini nge-stan Keiji yang notabene jarang naik podium. Yah gimana pun juga kanshin mah emang cuma ke si abang dibanding sama yang lain. Jadi, kore kara mo bakal tetap ngestan si abang.

Ulasan lengkap mengenai World 2018 entah akan saya tulis atau tidak, karena tepat saat Long Program semua disiplin, saya malah terbang ke Ho Chi Minh lalu pulang pas gala sudah bubar. Jadi bahan tulisan, jika ada pun hanya sampe Short Program. Terlebih kesayangan Pair Skating saya tidak maju ke Long Program, dan Keiji kembali tidak mendapati jatah gala. Maka, begitu pulang dari Vietnam, saya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi off season.

tumblr_p3xft0rlan1rxoozco1_540

Off season tahun kemarin saya rasa cukup berat, karena tidak adanya berita Figure Skating sama sekali, meskipun saat itu saya tengah berada di Jepang. Apalagi off season tahun ini yang saya hadapi di negara sendiri. Cuma bergantung dari twitter dan bakal banyak nonton ulang ice show yang kebanyakan saya rekam doang.

Demikian curhat saya mengenai figure skating. Panjang juga ya. Melenceng dari judul yang sudah saya taruh di atas.

Saya memaksudkan tulisan ini karena akhir-akhir ini televisi menayangkan film yang bole dibilang bagian dari masa muda saya (iya, lewat 17tahun langsung mendadak tuwa gitu) dan ditambah dengan otak fujo anak ini, maka jadilah non-canon (buat saya canon) pairing yang bikin anak ini kecanduan baca fanfic nya. Nostalgia juga sih, dari jaman masih sekolah juga udah baca dan bacanya yang bahasa Indonesia. Sekarang, karena FFn diblok oleh internet sehat dan saya malas ganti VPN maka saya kebanyakan nongkrong di AO3 dalam konten bahasa Inggris. Bahasa Indonesia langka di sini soalnya.

Dan sebelumnya mengenai pairing ini belum pernah sempat saya bahas, maka akhirnya saya tertarik untuk menuliskannya di blog yang sebentar lagi berusia 10 tahun dibawah naungan ketikan jari saya.

So, cekidot! 

Draco Malfoy x Harry Potter
harrydraco3

Continue reading

Konnichiwa, minna-san.

Kembali lagi dengan saya yang tengah menunggu pertandingan Free Skate Men di European Figure Skating Championship 2018. Saya ngejagoin aa Javier btw. You know lah. My lovely Spaniard yang lagi menduduki posisi satu di Short Program yang dilaksanakan 2 hari lalu. Sambil menunggu pertandingan yang baru ditayangkan pada jam 21:45 ini, akhirnya saya memutuskan untuk mereview satu komik yang sedang saya gandrungi dan ditunggu sekali terbitnya akhir-akhir ini;

Kachou Fuugetsu (Shimizu Yuki)
z_0002_26612

berikut adalah review saya selengkapnya.

Continue reading

Review: Dōkyūsei (2016)

Minna-san, konbanwa.

Kembali lagi dengan saya yang baru beres pindahan karena masih harus tinggal di Jatinangor demi mendapatkan gelar S.Hum yang didambakannya. (Sebenarnya sih mendambakan gelar Sarjana dibidang Science Sports, tapi apa daya itu cuma ada di kampus Jepun)

Hari ini, sembari menyantap bekal yang dibuatkan sedari pagi, tapi baru bisa dimakan sore karena baru nyampe dan baru beres-beres. Penyakit tinggal sendiri, yang namanya makan kudu pake tontonan. Maka dipilihlah film homo yang baru saja kemarin dibaca sinopsisnya.

photos_16517_1460943519_e8a1695ea7542f2463f98307dbc09205Dōkyūsei (2016)

Continue reading

Recommended Yaoi Manga 5

other recommendations:
Recommended Yaoi Manga 1 | Recommended Yaoi Manga 2 | Recommended Yaoi Manga 3 | Recommended Yaoi Manga 4 | Recommended Yaoi Manga 6 |
Recommended Yaoi Manga 7 | Recommended Yaoi Manga 8

Minna-san, konbanwa!

Kembali lagi dengan saya yang baru saja tiba di tanah air minggu kemarin…. apa sudah 2 minggu yak? Disela-sela upaya pengembalian semangat menulis, akhirnya dengan penuh perjuangan saya pun merampungkan rekomendasi komik homo ala saya jilid ke-lima. Ini aja babak belur. Tapi ya gimana, memang sudah lama tidak menulis berdasarkan penelitian. Biasanya nulis seenak udel doang.

So, cekidot!

Continue reading

Tenimyu Setelah 8 Tahun

Minna-san. Konbanwa.

Mungkin banyak yang udah saya tuliskan mengenai kebaperan saya dengan Tenimyu, dan banyak pembaca yang udah bosen juga bacanya. Tapi apa ya, saya yakin ada orang yang sama dengan saya di luar sana juga yang butuh temen curhat buat fans season 1 yang udah ngga banyak orang tau.

Untuk kalian, fans season satu, saya masih disini. Kalian tidak sendiri.

Sebenarnya saya tengah mengerjakan 4 review dan besok harus bangun pagi. Cuma apa yang membuat saya menulis tulisan ini ditengah 4 review yang menunggu, malah beralih menyelesaikan tulisan yang ngga tau juntrungannya adalah stage yang telah lama digandrunginya sampe 8 tahun ini.

TENIMYU
dorirai 7

Continue reading

Minna-san, konbanwa!

Saya baru saja menyelesaikan semangkuk mie instant yang diimpor dari Indonesia. Saya tak menyangka bisa makan makanan impor dari negeri sendiri. Bukan, saya bukan menyelesaikan peer liburan. Bukan. Apalagi skripsi. *mojok di cafe* //plak

Kali ini sesuai janji saya, saya mau mereview film yang komiknya baru saja saya rekomendasikan di sini. (Bukannya awal loe janji mau review Takumi-kun : PURE ya?) Itu belakangan. Masih sensi sama Babaroa. Ngga tau kenapa. Mungkin saya yang masih baper karena Mas Kengo, dan perannya Babaroa adalah perannya mas Kengo dulu. Jadi, saya skip demi makan mie (ngomong apa si yas??)

Mari kita mulai review-nya.

Ame to Kiss (2015)
91uknrck23l-_sl1500_

Continue reading

Recommended Yaoi Manga 4

other recommendations:
Recommended Yaoi Manga 1 | Recommended Yaoi Manga 2 | Recommended Yaoi Manga 3 | Recommended Yaoi Manga 5Recommended Yaoi Manga 6 | Recommended Yaoi Manga 7

Minna-san! Konnichiwa!

Kembali lagi dengan saya yang masih belum ngerjain peernya seujung jari pun, padahal akhir bulan ini dikumpulin. Meksi duah resmi seminggu berada di Yamanashi semenjak menginjakkan kaki di tanah tercinta ini hari Sabtu lalu, tetep aja mood buat negrjain peer itu nol. Maka itu akhirnya saya melarikan diri untuk mengerjakan yang lain yakni merekomendasikan Manga Yaoi yang baru saja beres saya baca belakangan ini //plakk.

Silahkan dinikmati.

Continue reading

Recommended Top 10 Doujinshi

Holla minna-san.

Kembali lagi dengan saya yang belum merampungkan laporannya, dan malah milih ngerjain rumah baru di sims. Trus juga dengan sangat berdosa-nya nge-order phone-case Yuri!!! On Ice, tanpa mengingat wajah juragan yang mungkin murka kalau tau simpanan saya tersebut dibelikan phone case, bukan tiket pulang *bingung antara mau nangis apa mau ketawa, yang jelas saya yang sekarang mau banget Mas Kengo*

Kali ini, melepas penat sejenak dalam menulis laporan *gils, ngerjain laporan di Jepang sama di Indonesia beda jauh tingkat kesulitannya* saya akan merekomendasikan 10 Doujishi terbaik yang pernah saya baca dari berbagai fandom. Mulai dari fandom yang lawas samapai yang kekinian.

Let’s check it out!

Continue reading

%d bloggers like this: