Minna-san! Kembali lagi dengan saya, Aiko!
Kali ini dengan dorama yang telah beres digandrunginya wkwk.

Sejujurnya ngga ada niatan nonton dorama korea lagi semenjak ‘Scholar Who Walks the Night‘ karena setelah 2 dorama Koriya yang saya tonton (termasuk Gu Family Book) saya merasa dorama Korea itu bagus di awal, bikin penasaran di tengah, dan malesin di akhir. Dan pada kejadian 2 dorama yang barusan disebutkan, saya rata-rata nyerah nonton karena ceritanya yang terlampau ngulur kayak makan yupi cacing yang ditarik-tarik kalo lagi bete. Kalo lagi laper langsung telen soalnya.

Tapi, gegara iseng ngestalk di facebook dan nemu share-an post seorang teman yang memperlihatkan cuplikan dorama ini, yang mana menunjukkan seorang wanita tengah berlutut dalam hujan, dinaungi seorang laki-laki berjubah hitam, dengan latar seorang pria yang memunggungi wanita tersebut.

Cinta segitiga dong. Kiiiw.

Sebenernya kurang suka sama cinta segitiga. Dan kasus cinta segitiga dapat banyak saya temukan dari sinetron-sinetron india yang kalau ikut nonton sama mamak gregetannya bukan main pengen langsung ngebanting remote dan matiin tipi.

11040005

Tapi, entah kenapa setelah melihat gambar tersebut, jadi kepengen buat tau cerita aslinya dan mencari tahu tentang dorama tersebut. Yang namanya Aiko kalau nyari tau soal dorama atau movie, pasti maenannya wikipedia, dan kalau film/serial asia, nyarinya di asianwiki. Setelah ditelusuri, ketemulah judul dorama tersebut;

Continue reading