Tag Archive: hipertensi


Donor Darah

22.11.12 13.01

Genki desu yo!

Minna-sama, konbanwa.
Mungkin kalian belum pernah mendengar seberapa bad-luck Aiko dalam hal mendonorkan darahnya.
Kali ini, mari saya ceritakan…

Semenjak menginjak usia 18 tahun, Aiko berkeinginan besar untuk mendonorkan darahnya. Selain untuk membantu, Aiko juga ingin membersihkan sirkulasi darahnya. Terhitung mulai dari bulan September, ia telah gagal 2 kali dalam event donor kampus, karena datang telat. Dan memulai aksi pertamanya memasuki aksi pendonoran darah saat sedang ada dies natalis sebuah fakultas di aula PSBJ. Gagal juga karena tensi darah yang turun abis.

Sampai akhirnya 3 kali percobaan dan semua gagal karena tensi darah yang kurang.

Continue reading

Bengek

Minna-san, konbanwa.
Aiko desu.

Malam kemarin, Aiko resmi pulang ke tanah kelahirannya tercinta.
Bukan karena libur atau pemilu, tapi karena bengek yang tak tertahankan ini.
Setelah jam kuliah Rabu usai, Aiko pun langsung capcus pulang ke Tangerang karena saatRabu pagi kemarin batuknya sudah mengeluarkan darah.

Walau bertetanggakan 2 orang mahasiswa keperawatan, tetap saja Aiko tak mau ambil resiko pingsan mendadak di kost-an. Dan akhirnya pulang ke rumah tercinta sebelum merepotkan orang lain lebih jauh.

Jadilah Aiko pulang berdua dengan Aap yang kemarin ngintil dirinya pulang ke rumah Baa-san.

Setelah lebih dari 20 jm mengistirahatkan diri (sekaligus menghibur diri dengan menyetubuhi komputer tercinta-nya) Aiko pun beranjak ke dokter walau keadaan sudah lumayan membaik. (karena gue butuh surat dokter gegara mangkir matkul hari ini)

Datanglah Aiko ke dokter langganannya.

Continue reading

Aiko Mudik day 6 ~by phone-cell~

2009年9月24日

pemandangannn~

pemandangannn~

Minna! Aiko desu!

Yatta! Setelah kemarin pindah dari Brebes ke Tasik, Aiko pun menjalani hari keduanya di kota kelahiran Haha-ue.

Hari ini, diawali oleh hari yang membosankan.

Sampai pada malam harinya, Aiko mengunjungi ‘uwak’ atau kakak dari salah satu orang tua. Kali ini dari pihak Haha-ue.

Berhubung anaknya Oba-san atau uwak ini adalah seorang chef, dijamulah kita sekeluarga besar oleh masakannya.

Aiko udah ngiler pas ngeliat hasil ‘kerajinan tangan’ Chen-chen-kun, –sepupu Aiko. Ada Capcay, semur daging cincang, ent ikan gurame yang gak laku.

Mari, kita ‘telanjangi’ satu-satu masakannya… Hewhewhewhew…

–Capcay–
Capcay kali ini, Aiko cap aneh. Selain tidak ada wortel, juga berisi rumpud laud. He? Waktu digigit pun kriyuk-kriyuk kayak kayet. Huwekhh~

Tapi overall, rasanya maknyuss… Tambahan udang yang segede babon pun menghias makanan segede gunung tersebut.

–Semur Daging Cincang–
Aiko bilang enak. Tapi, kok pusing ya, pas beberapa saat setelah makan.

Aiko pun sudah seratus kali menanyakan ‘daging apakah ini?’ dan seratus jawaban yang sama, ‘sapi’.

Maklum aja, si nenek ini punya penyakit ‘darting’ alias darah tinggi. Hhh… Kepalaku… Aiko pun teringat cerita senseinya yang mempunyai ayah yang darting.

Jadi, kejadiannya tuh, tu bapak makan sate kambing, terus mimiran. Kata dokter, tu bapak beruntung. Karena, darahnya keluar di hidung. Kalo naik ke kepala, jadinya struk.

Hhiiey! Gue?! Struk?!! Allahu’akbar, Allah Yang Maha Besar… Ojo jahat-jahat karo kowe… Hukz… Hukz…

–Ikan Gurame Gak Laku–

Secara menyeluruh, tampilannya gak buruk-buruk banget. Tapi enggak tau kenapa, gak ada yang ‘nyolek-nyolek’ acan…

Overall, omedttou, Chen-chen-kun.. ^-^v

Nah, minna…
Saya udah kuenyang..
Udah duyu yah..

Jaa nee~

~owari~

%d bloggers like this: