Tag Archive: Blog


Review: After The Rain (2018)

Mina-san, omata hee

Kembali lagi dengan saya yang baru saja menyelesaikan pendidikan menyetir di sini. Dimana tuuuh? Heheh. Karena demikian halnya pendidikan sudah beres, Sabtu dan Minggu saya kembali normal(?) tanpa adanya kursus dan ujian nyetir (yang mana 4 kali gue ga lolos, entah terlalu goblok atau sistem nyetir di sini sulit).

“Dari awal kerja juga Sabtu-Minggu nya kepake buat kursus. Normal dari mananya”

Kali ini, izinkan saya mengulas film yang baru saja ditonton sebagai perayaan lulusnya saya dari dunia kursus. Saking padetnya jadwal seminggu-minggu, sampe yang namanya nonton film yang lebih dari 2 jam aja susah. Paling sambil makan nonton series yang cuma satu eps doang kayak Fresh Off The Boat.

After The Rain (2018)
koiwaameagari2

Continue reading

minna-san, konnichiwa!

Kembali lagi dengan saya dan review film Boys Love nya.
Iya, sayangnya bukan film humu meski memang humu (?) film yang diangkat dari komik karya Hidaka Shoko ini, tidak separah Live Action yang pernah saya ulas alias belum ada apa-apanya atau dengan kata lain belum ngapa-ngapain. Dan engga ngapa-ngapain juga sih. Namun memang kalau baca manga nya, memang mereka ngapa-ngapain (?) dan ada apa-apanya (?)

Mari kita cek trailer dan sinopsisnya, setelah itu izinkan saya berkelakar.
Seperti apa yang telah terjadi pada setiap ulasan fim saya; ini semua mengandung SPOILER. Jadi bagi yang alergi, ini adalah batasnya.

Hana wa Saku ka (2018)

5b5183f5ca8a8

Continue reading

Review: Yowis Ben (2018)

Konbanwa, minna-san.

Tulisan ini sudah lama saya tulis, jauh sebelum saya keterima kerja, jauh sebelum saya ke Vietnam. Sayang kalo ga di upload, so cekiceki.

selamat malam para pembaca yang budiman.
sudah sebulan lamanya gue ga buka-buka blog. banyak yang terlewati.
Bahkan tulisan Winter Olympic kemaren aja masih digantung gegara sibuk ngejar tanda tangan Tony Stark (sebutan kita-kita buat dekan ganteng yang meski berumur tapi ga bikin gue berhenti senyam senyum sendiri, dan lebih menantikan salaman sama dekan sendiri daripada rektor saat wisuda)

“kapan lagi yekan pegang tangan Tony Stark”

Rehat sejenak dari ngurus teteq dan bengeq nya kampus, saya pun berniat menonton film Yowis Ben. Nonton film ini pengennya udah dari akhir Februari kemaren. Tapi karena salah bioskop; yang awalnya ngira di TSM dan ternyata malah diputer di Trans Mart Buah Batu, jadi aja bubar dan baru kesampean tadi, sebelum berangkat ke Bandara bakal nganter pulang si boski. Nontonnya berdua sama si adek. Bukan di bioskop biasa, karena di Tangerang pun film ini cuma diputer di dua tempat.

Dan sialnya dapet bioskop mahal. Yaudah deh ya, sekalian beli oleh-oleh akhirnya ngeluarin setengah isi dompet sekalian bayarin si kacrut.

Kali ini saya akan mengulas film yang kayaknya belum saya baca review nya di internet. Daripada ngereview, lebih kepada curhat sih. Karena pengen nonton film nya yang 80% memakai logat jawa timuran, maka sekaliber TangCity juga dijabanin.

Tau kan Tyas kalo udah curhat isinya sampah doang? Curhatnya doang sih, filmnya mah bagus.

Sooo cekidot.

Yowis Ben (2018)
dv4fokbvmaaavoq

Continue reading

minna-san, konbanwa.

Kembali lagi dengan saya sudah 3 hari bekerja pasca libur lebaran, dan masih ditinggal mudik tukang warteg. Setelah 4 hari di rumah–iya soalnya sisa 6 hari plus-plus kemarinnya dipake udar ador tydac caruan (kata gue mah) yang bikin ini anak melahap apapun yang ada di rumah setibanya di Tangerang, karena ngga mau kelewat sedikitpun loving moment nya dengan makanan-makanan di rumahnya tercinta.

Dengan kata lain berat badan naik drastis.

Well, bodo amat. Toh ketika kembali lagi ke kost-an, saya akan merana karena makanan hanya bisa ditemukan di luar kamar, bukan sebaliknya.

Oke, sekian cerita mengenai saya dan berat badan (yang sering nya gue masa-bodo-in). Namun sebelum itu, izinkan saya curhat (lagi). Akhir-akhir ini, saya jadi (ingin) banyak mereview. Apapun. Bahkan sampai makan sate kambing pinggir jalan pun, otak saya penuh dengan ulasan-ulasan mengenai daging si kambing yang naas nya mati muda tersebut.

th_116_
’emang, elo kan hidupnya nyinyir bae’

Kali ini, saya kandou sekali dengan film yang baru saja beres ditonton karena ngga sengaja (ngga sengaja, tapi pas bioskop penuh sama buocah)

Adalah film dengan judul sebagai berikut:

041f8ef5b15effcb1dc4f41914f9679e_xl

Jurassic World: Fallen Kingdom (2018)

Continue reading

Recommended Songs by Aiko 5

Holla, minna-san!
Konbanwa.

Kembali lagi dengan saya yang memulai hidup baru di perantauan. Kali ini, bukan Jatinangor nya yang sempity namun penuh dengan teman-teman yang bisa dirusuhin kapan aja, tapi di salah satu sudut sepi kota Bandung yang penuh dengan kehidupan.

Anyway, izinkan saya merekomendasikan 10 lagu yang rajin saya dengarkan akhir-akhir ini. Iya, termasuk lagu exibition para skater yang rajin menghiasi playlist iTunesnya. So, check it out!

10. Dwayne Johnson – You’re Welcome
1200x630bb

Continue reading

Minna-san, konnichiwa!

Kembali lagi dengan saya, yang akhirnya resmi mendapatkan liburan panjang pertamanya dari pekerjaan. Karena yang dulu-dulu itu liburan panjang means pekerjaan sudah selesai kontrak.

Kali ini, dengan liburnya saya, satu lagi review yang akan saya tambahkan sebagai penghias blog laknat ini. Apalagi kalau bukan review yang ena-ena //eak

Maka, izinkan saya mereview sebuah manga homo yang baru saja beres dibacanya:

花は咲くか
Does The Flower Bloom?
20367e63667779027195673b8f4caa6a

Sinopsis:
Hana wa Saku ka‘ adalah sebuah karya mangaka BL papan atas Hidaka Shouko yang menurut saya, baik artwork dan jalan ceritanya cukup appetite. Continue reading

Curhat Eps. 9 : September dan Saya

Minna-san, konnichiwa.

Kembali lagi dengan saya yang sudah resmi hengkang dari Negri bunga Sakura sejak seminggu yang lalu. Sudah lewat kayaknya. Iya, saya sudah mengakhiri semuanya di Jepang, dan kembali pulang untuk menuntaskan penulisan di kampus tercinta (= dan menghadapi diri yang baru saja menambah satu usia di hari ini.

Sebelum mulai curhat, yang yakin ngga mutu juga, lemmeh mengucapkan;

‘Selamat atas juara satunya di Lombardia Trophy, Shoma!’

tumblr_owe2isw9rw1sogpaoo1_1280

Continue reading

Takahashi Daisuke

Minna-san, konbanwa. 

Kali ini saya akan kembali mencurhatkan hal yang sama; para skater. Untuk setahun ini kayaknya saya belum akan move-on dari yang namanya dunia perskatingan selama wallpaper hape ngga berubah. //plakk

th_082_
“Gimana mau berubah, tiap liat aja mukaknya langsung aneh gitu minta ditabok,”

Ngga, nanti kalo tulisan perjalanannya di Kansai beda lagi.

Kali ini saya akan mencurhatkan seorang skater yang baru saja saya ingat-ingat karena baru saja mendapati lokasi Kansai Daigaku atau kelak yang akan saya sebut Kandai yang belum pernah saya datangi //kok?

Kenapa? Begini ceritanya

Continue reading

ぶらぶら長野

Minna-san, konbanwa.

Akhirnya saya resmi mengawali malam Golden Week yang sejatinya sudah mulai dari sabtu kemarin, namun karena kerjaan yang tak kunjung usai dan hari ini masih ada jadwal ngajar, akhinya saya baru resmi memasuki Golden Week hari pertama besok hari di hari Selasa.

Namun, sebelum resmi mengawali Golden Week, saya memutuskan untuk berlibur sekejap ke prefektur yang terletak di utara Yamanashi; Nagano! Kenapa Nagano? Karena mau liat danau yang ada di film ‘Kimi no Na wa’ //plakk
Awal tau Suwa-ko atau Danau Suwa, ketika saya berangkat menjaga bocah-bocah yang hendak kemping ke Ina-shi salah satu kota kecil di Nagano. Kebetulan trek bis melalui Suwa-ko dan konon katanya, Makoto Shinkai membuat desa Itomori berdasarkan imej danau ini. Mirip danau Toba si, tapi gedean danau Toba kemana-mana.

a57e77da949913dc2c96b2bd86edcfbb

Continue reading

Tanaka Keiji

Minna-san, konbanwa.

Tadi pagi, tumben sekali saya bangun pagi-pagi. Padahal ngga ada jadwal buang sampah. Tidur lagi sih pengennya, tapi nanggung karena jam 9 nanti jam mata kuliah pertama hari ini. Sebenernya ngga mau milih matkul pagi-pagi buta, cuma sks saya kepalang minim dan bikin orang-orang KLN melotot karena mencium motif-motif anak ini malas kuliah.

th_084_
“Iyalah, secara gue dateng buat maen”
//plak

Maka itu, terpaksa saya ambil, meski kata gakka-cho mata kuliah ini kepalang enteng buat saya yang sudah 3 kali gagal lulus ujian bahasa Jepang. Yah, namanya juga butuh pak.

Daripada saya tidur lagi, apalagi hari pertama itu isinya orientasi mata kuliah yang sayang dilewati, makanya saya pun akhirnya memutuskan untuk online. Online pun teu puguh, malah bikin galau yang ada, karena saya harus segera mempersiapkan itenerary perjalanan selanjutnya, namun masih malas dan lemes karena belum sarapan.

Akhirnya saya browsing teu puguh.

Semingguan ini, tumblr, tab google chrome, dan header hampir setiap SNS saya adalah seorang pria kelahiran Kurashiki, Okayama 22 tahun lalu;

TANAKA KEIJI

B_Lx5JHU8AAO66X

Continue reading

%d bloggers like this: