Minna-san, konnichiwa!
Apa kabar pembaca budiman sekalian? tak lupa apa kabar para pembaca homo laknat semua? Semoga kalian sehat selalu.
Jepang baru saja dilanda taifu Hagibis yang sukses bikin jendela saya getar-getar hampir pecah. Mohon doanya untuk teman-teman yang di Kanto, ya gengs. Semoga tidak ada yang menjadi korban.
Sebenarnya, sebelum berhak menerbitkan tulisan ini, saya masih punya satu tunggakan entry, yakni Tenki no Ko yang sudah ditonton 2 bulan lalu tapi masih aja ngejogrog di draft, malah ini duluan yang keluar karena ngetiknya sambil gabut di pesawat HND – CGK yang engga nyampe-nyampe.
Jadilah satu review film homo yang sebenarnya sudah tidak ada yang menunggu, tapi tetep aja ditulis, hitung-hitung memperbaharui wordpress saya yang sudah mulai lumutan karena jarang disentuh semenjak yang punya menjadi shakaijin.
Apa yang kiranya hendak saya bahas? Cekidot!

Ossan’s Love The Movie: Love or Dead

177851_02

Jadi, sesungguhnya gue sudah nonton ini film Sabtu malam (menolak bilang malem minggu) late night show di bioskop, pas beres balik kerja.
Namun karena kesibukan kerja yang biasa di luar (literally), maka itu gue baru sempet review, pas nonton film ini (lagi) di penerbangan Haneda – Jakarta sambil nyemil makanan (yang katanya) rendah kalori.
Film ini dibuka dengan adegan (yang pengennya) action dengan tokoh utama kita; Haruta Soichi yang (masih aja) gobloknya ga ketolongan. Memang sudah premis Haruta untuk menjadi tokoh yang hyper dan bikin gue engap nontonnya (maapin kalau tyas kelewat sinis sama haruta karena memang tidak ada karakter dalam film BL segoblok Haruta)
384425

goblok banget ya Tuhan

Diceritakan Haruta beres tenkin (pindah kerja) dari Hongkong dan kembali ke Jepang. Pada akhir dorama dijelaskan bahwa pada ending dorama, dikisahkan Haruta LDR dengan Maki. Haruta yang akhirnya pergi untuk mensupport cabang di Hongkong, meninggalkan Maki seorang diri di Jepang. Nah, sebelum Haruta balik ke jepang, Maki ingin membuat surprise untuk kekasihnya (yang goblok) itu, dengan cara datang ke Hongkong tanpa memberitahu Haruta (ya iyalah, namanya juga kejutan). Namun bukan film BL namanya kalau film ini bersih dari kesalahpahaman.
o1080072014316931412

lucuuukkk

yang namanya salah paham pasti jadi bumbu sedap setiap cerita BL.
Hari pertama Maki datang ke Hongkong sudah disuguhi pemandangan sang kekasih (yang gobloknya) bugil dengan pria lain, yang mana langsung membuat Maki meninggalkan Haruta begitu saja tanpa ba-bi apalagi pake bu.
Maki yang gampang insecure, dan Haruta yang (kelewat) goblok. Beres sudah, jadinya hubungan mereka mulai renggang dari sini.
potensi putus 1 vs 0 cinta sejati
Selesai dari hongkong, kembalilah Haruta pada kantor lamanya yang mana ia tidak menemui Maki di sana, karena Maki pindah ke honbu atau head quarter (agaknya akibat sakit hati)
1015948_02
potensi putus 2 vs 0 cinta sejati
Terus, engga cuma masalah Maki pindah ke Honbu saja, pihak Honbu pun mulai mengakuisisi kantor cabang karena adanya project besar baru terkait Tokyo Olympic 2020. Hal ini, membuat karyawan kantor cabang, termasuk Haruta, tidak dapat menerima keputusan kantor pusat karena terkait dengan kesejahteraan klien-kliennya.
potensi putus 3 vs 0 cinta sejati
Meski demikian, mereka masih tinggal seatap di rumah Haruta. Haruta, yang tanpa dosa, tetap saja mendekati Maki yang tengah diem-dieman ambek karena masih belum dijelasin masalah sang kekasih yang bugil berdua dengan pria lain ketika di Hongkong kala itu.
Agaknya gue pikir Haruta memang goblok. Doi kurang sensitif menanggapi Maki yang terluka hatinya.
Keluar sejenak dari lingkar Maki-Haruta, atau HaruMaki (yang agaknya enak buat dimakan dengan isi udang lalu pake saos pedas manisnya Thailand) sejenak saya mau bahas karakter lainnya yang sayang untuk dilewati.
Adalah Kurosawa Bucho yang di episode terakhir doramanya ditolak cintanya oleh Haruta demi mengejar Maki yang uro uro (baca: keliaran) disekitaran Odaiba tanpa jelas mau ngapain sambil ngegeret koper.
Kurosawa Bucho ini masih kemayu untuk masalah jatuh cinta. Tipe yang masokis meski cintanya sudah ditolak mentah didepan altar, doi masih bisa meluk orang yang sudah menolak cintanya sambil tersenyum (ngomong sama cermin)
Saya sangat salut untuk aktor pemerannya; Yoshida Kotaro, yang bisa sekuat itu memerankan om-om usia senja dengan gelagat kemayu nya. Geuleuh anjir.
lalu untuk Mashima Hidekazu san selaku pemeran Takekawa Masamune–mantan pacar Maki yang (sayangnya) kini naksir Kurosawa-bucho. Doi masih tetap ganteng dan kacamataan, dan gue masih stan TakeMaki. Inilah jeleknya film comedy-romance. Semua karakter kudu jatuh cinta dan punya pasangan. Padahal doi bisa aja jadi pria patah hati penyendiri ala-ala, atau mungkin dikisahkan tetap memendam perasaan terhadap Maki. Dengan demikian gue masih bisa bersimpati (maklum, ren’ai nya engga mulus)
cast_01

liat chartnya dulu biar ga bingung siapa naksir siapa

Meski saya ini shipper TakeMaki, saya juga bukan shipper Haru-Bucho, karena HaruMaki labih mending daripada Haruta dengan Bucho yang jelas-jelas sudah Power Couple dengan sang (mantan) istri; Chouko. Chouko, kini dikisahkan menjalin asmara dengan Kuribayashi Utamaro; sang bawahan mantan suaminya yang berbeda usia jauh dengannya. Meski agaknya saya kurang suka dengan pasangan Kuribayashi-Chouko ini, namun pasangan ini berhasil menunjukkan kemistrinya dan polemik hubunga antara wanita yang jauh lebih tua dengan pria yang jauh lebih muda.
Ekspresi kebahagiaan mereka dapet sekali, dan fuan hubungan mereka juga tidak kalah problematiknya dengan hubungan HaruMaki. Choko menolak menikahi Utamaro, meski pria tersebut memintanya karena Choko merasa tak sanggup lagi jika kelak Kuribayashi tak lagi cinta kepadanya, dan Chouko kelak harus menerima pahitnya ditolak untuk kedua kalinya dalam hubungan pernikahan.
Kembali sejenak pada cerita. Selain bumbu kesalahpahaman, bumbu drama ala-ala sinetron juga disuguhkan. apalagi kalo bukan yang namanya amnesia.
*insert Amnesia by 5SOS*
Bucho yang kelelahan bekerja karena perusahaan cabang diakuisisi perusahaan pusat, terjatuh dari tangga dan amnesia. Namun meski amnesia, Bucho masih ingat nama-nama bahawannya di kantor cabang, termasuk Segawa Maika; salah satu karakter wanita dalam film yang tidak berpotensi merusak hubungan siapapun, dan karakternya pun terkesan ceplas ceplos yang juga menyumbang bumbu komedi dalam film ini. Singkat kata, Bucho inget semua orang kecuali Haruta. ia melupakan cinta homo pertamanya.
ent1908230003-p1
dan cara bucho menanyakan nama Haruta adalah “kimi no na wa?” yang gue anggap sebagai ‘apresiasi’ dari karya hits Makoto Shinkai yang tayang 2016 silam.

Meski Bucho melupakan nama Haruta, ia nampaknya masih ingat dengan perasaannya terhadap Haruta, yang ditunjukkan, jika pada akhirnya Bucho kembali jatuh cinta pada Haruta yang membuat hubungan Haruta dan Maki semakin renggang saja.

Selain itu, kedatangan orang tua Haruta ke rumah, membuat Maki memutuskan pindah kembali ke rumah orang tuanya yang lebih dekat ke Honbu. akhirnya, mereka pisah atap.
potensi putus 4 vs 0 cinta sejati
Ditambah Maki yang tidak mengabari Haruta kalau dirinya masuk rumah sakit akibat kelelahan dan pulang dari Rumah Sakit pun dijemput Mamiana Jin–pimpinan honbu, saat Haruta berniat untuk menjenguk Maki. Maki cemburu Haruta selingkuh, Haruta pun cemburu Maki selingkuh.
Ditengah adegan saling cemburu ini, hadirlah mamaknya Maki yang menengahi dan memberikan restu untuk hubungan keduanya. Mamaknya Maki suteki banget betewe. Pantes anaknya juga suteki.

Namun kendati demikian Haruta dan Maki, masih janjian nonton kembang api bersama.

maxresdefault
potensi putus 4 vs 1 cinta sejati 
Akhirnya Maki dan Haruta memutuskan untuk ngedate di hanabi taikai pake yukata. Sayangnya ini film tidak normal. Normalnya, kalo abis ngedate yukata kan endingnya yang iya-iya. Sayangnya sekali lagi ini film tidak normal. Jadi tidak ada adegan iya-iya.
sugata Maki yang nungguin datangnya Haruta itu kemayu banget mirip gadis, alamak. 
Namanya kebahagiaan, sifatnya fana. Pas tengah akur-akurnya ngedate, Haruta membuka ponsel milik Maki yang ditinggalkan empunya pergi ke toilet (detail banget yas) dari ponsel tersebut, terdapat pesan dari Mamiana yang mengajak Maki bertemu ditengah-tengah kencannya dengan Haruta yang mana menuntun mereka pada peristiwa pertengkaran hebat yang menyebabkan mereka putus.
Perlu gue akui, adegan berantem mereka nyesek. Mungkin karena kemistrinya dapet banget kali ya. Berantemnya pun seperti pasutri yang sudah lama tinggal bareng (IYALAH KAN MEREKA SE-ATAP BRO), dan pertama kali nonton adegan ini nyesek banget perasaan di dada dan sempet menitikkan air mata meski ga nangis. Sejenis, sakit tapi tak berdarah.
Setelah mengalami putus yang boleh dibilang menyakitkan, Haruta kembali pada pekerjaan dan ia mendapati toko-toko yang dihandle nya tutup akibat akuisisi Honbu. tidak terima hal ini, Haruta langsung mendatangi Honbu untuk berbicara dengan Mamiana yang nyatanya telah membubarkan Genius 7 yang merupakan tim dimana Maki juga tergabung didalamnya. Alasan Mamiana membubarkan tim ini adalah bermasalahnya proyek ini yang ditumpangi oleh mafia-mafia (kayaknya) Hongkong.
Adegan epic dalam film ini menurut saya adalah adegan di sauna. bukan adegan yang iya-iya melainkan adegan yang boleh dibilang sangat lucu dan hampir tidak ada bandingannya dengan adegan lainnya di film ini.
Sukses bikin saya nahan tawa karena bioskop jepang dan kabin pesawat NH855 tidak sebebas itu.
Adegan ini diawali dengan Haruta dan Bucho duduk bersama, dan Bucho menyadari perasaannya terhadap Haruta lalu menyatakan cintanya (pada si goblok itu).
MAMIPas ditengah2 adegan awkward ini, masuklah Maki, yang mana ini kedua kalinya ia mendapati Haruta ‘selingkuh’. Bucho tidak terima pernyataan cintanya diganggu Maki, dan terjadilah adu argumen ikonik yang mana sebelumnya tayang dalam doramanya pada adegan atap Honbu.
20180505-ossan-1
Ketika argumen tengah memanas, masuklah Mamiana, atasan Maki di Honbu yang mana gelagatnya menunjukkan ia menyimpan perasaan pada Maki.
Gelagatnyaaaa aslinya mah ga tau. 
Haruta tidak terima kalau Maki berduaan dengan atasannya tersebut di sauna dengan alasan pekerjaan. Jadilah berempat; Haruta-Maki-Kurosawa-Mamiana, adu bacot dengan komedi slapstick seperti menyiram air ataupun menggetok dengan gayung kayu.
Saat adegan tengah panas-panasnya (lagi), masuklah Yamada Justice (yang mana nama aslinya Masayoshi, namun menolak dipanggil Masayoshi) yang aslinya tidak punya dosa, namun lagi-lagi gelagatnya ini menunjukkan ia menyukai Haruta dengan cara yang terlalu dekat.
Sungguhlah adegan ini patut diapresiasi dengan standing applause namun sayang saya lagi-lagi tidak bisa karena raga ini tengah berada di bioskop Takaoka saat nonton pertama kalinya, dan kabin NH855 saat nonton kedua kalinya.
Setelah argumen panas di sauna waktu itu, hubungan Haruta dan Maki semakin memburuk.
Untuk menjelaskan perkara ini, Mamiana sengaja mengundang Haruta ke kamar hotelnya. terjadi kesalahpahaman dimana Haruta mengira Mamiya mengundangnya untuk melakukan hal yang iya-iya. Memang kesalahpahaman ini didasari oleh lebaynya reaksi Haruta terhadap apapun. Padahal memang aslinya Mamiana hendak menjelaskan yang sebenarnya terjadi pada perusahaan dan Genius7 yang digadang-gadang menjadi real estate super modern menyambut Tokyo 2020.
190829_intsk_01

Mamiana Jin & Yamada Justice adalah dua tokoh yang ngga muncul di dorama, tapi muncul di film

Permasalahan mafia yang menunggangi proyek ini, membuat Mamiya dan Maki maju sebagai utusan Tenku untuk memutus kontrak dengab Phoenix selaku fudosanya Hongkong, dan meminta mereka memulangkan anak Kaicho yang ditawan.
(duh, drama banget)
Namun Haruta (yang goblok ini) tidak terima Maki terlibat dan ia maju duluan ke Phoenixperusahaan Hongkong yang bekerja sama dengan Tenku Fudosanya, yang menahan putri sang pimpinan Tenku. Haruta (yang bodoh ini) alih-alih menyelamatkan, ia malah ikut dikurung dengan Kaoruko, sang putri Kaicho.
Terjadilah misi penyelamatan Haruta oleh para pegawai kantor cabang, ditambah Maki yang melesat ke TKP tanpa persiapan apapun tanpa tahu mereka ditawan dimana.
“Hanya berbekal kekuatan cinta, Maki menyelamatkan Haruta,”
Singkat cerita semuanya datang mencari Haruta. Haruta (yang goblok ini) perlu diselamatkan dua orang, Maki dan Bucho. Di saat genting seperti ini, sempat2nya Maki dan Bucho bertengkar mengenai siapa yang boleh memberikan napas buatan terhadap Haruta.
Dari proses penyelamatan ini, Haruta dan Maki mendapatkan waktu berdua untuk rekonsiliasi, yang mana Haruta menyampaikan keinginannya yang sungguh-sungguh untuk menikahi Maki meski agaknya kedepannya akan sulit karena bakal banyak ditentang orang.
img_5d5ff14ea7930
Cukup menyentuh sih. Cukup. Karena buat saya, yang bikin nangis adalah adegan putus, bukan adegan baikan.
Emang dasar Tyas 
–intermezzo–Sejenak berfikir selama ini the best film BL yang pernah gue tonton itu apa ya? seketika kepikiran, dan akhirnya ga nemu jawabannya karena tidak ada ujung langit (apa sih yas)
nanti lagi deh dipikirinnya. 
Balik lagi ke film.
Tapi memang serifu paling nyentuh adalah “mati pun aku ingin bersama mu,” dan diucapkan ditengah2 ledakan gedung. Subarashii.
Namun tenang pemirsa, tidak ada yang meninggal, karena somehow semuanya selamat (mungkin termasuk kroco-kroco jahatnya) dan ingatan Kurosawa Bucho pun kembali dengan ajaib.
Saya pernah bahas doramanya dan sejujurnya saya adalah golongan yang nge-ship Takekawa dan Maki. Sekilas ada satu frame dimana Takekawa dan Maki bersama saja saya sudah bahagia sekalih.
dhlrj8yucaubbsk
Sayang aja anak manis kayak Maki dapetinnya pemuda nanggung hyperaktif macam Haruta yang bahkan ngga tau caranya masak karaage yang tinggal goreng doang.
namun yah, HaruMaki has it’s own perks.
Setelah selamat dari ledakan, gobloknya Haruta pun masih belom sembuh. Sekian. Tetap hyper (dan tetap goblok)
Ada adegan beberapa pengulangan adegan dorama di adegan filmnya, seperti adegan dimana Bucho ketinggalan sebelah sepatunya ( seperti cinderella ).
Ciuman diadegan penutup adalah hal yang saya nanti-nantikan sembari senyam senyum, meskin sudah dua kali nonton. Karena apa ya. Cara nyiumnya pun yang romantis gitu, dan sudah tidak kaku kayak film BL yang dulu-dulu pernah saya tonton.
(maaf reviewnya mulai ngaco karena memang fujo)
Ya seneng aja liat mereka seneng. Memang kebersamaan Haruta dan Maki banyak yang bikin cengar cengir sendiri karena mereka lucu, da look cute together.
o0615044914536133707
Tapi ya yang namanya Tanaka Kei, kalo balem (diem) itu gantengnya mentok ke 100%, entah kenapa pas jadi Haruta, gantengnya bisa turun sampe minus 50%. Mungkin karena yang namanya Tanaka itu murni tampan, sedang Haruta ini murni gobloknya.
“Tyas. Dendam. Dengan. Haruta. Sekian,”
Akhir2 ini banyak nonton CinemaSins, dan pengen banget ngrate banyaknya sins di film ini. Tapi relakanlah dan tonton dengan santai~ Plus, agaknya akan ada spin-off yang dibuat berdasarkan Ossan’s Love ini; Ossan’s Love – in the sky; yang mana mengisahkan seorang pramugara baru (Tanaka Kei) yang menerima pernyataan cintanya dari sang pilot (Yoshida Kotaro) seperti apa bentuknya? Entahlah, drama ini baru tayang tanggal 2 November nanti.
efam_u2ueaaq7yf
Semoga Tanaka Kei di sini tampan (dan tidak sebodoh Haruta) Aaamiiin.
current song: Revival by Sukima Switch
current mood: anxious
location: Flower Heights 1

-Ijou!-