Minna-san, omata hee!

Kembali lagi dengan saya dan review drama korea-nya yang baru saja selesai ditontonnya, padahal minggu lalu baru beres nonton Goblin.

Males ba-bi-bu, langsung aja kita bahas.

The Last Empress (2019)
drama-korea-the-last-empress-678x381

Tahulah, kenapa gue nonton dorama yang panjangnya naujubillah, sementara gue bukan fans dorama berkepanjangan macam Tersanjung yang jadi favorite mamak kala gue masih duduk di bangku TK. Ini adalah alasan saya menonton dorama ini:

Choi Jin Hyuk
coi3

th_087_
“Emang, ga jauh-jauh dari yang ganteng,”

Sebenarnya, awal suka Choi Jin Hyuk ini ketika nonton dorama ‘Gu Family Book‘ yang merupakan Drama Korea pertama saya. Bukannya suka dengan Lee Seung-gi, tapi langsung tjinta dengan Choi Jin Hyuk yang kala itu berperan sebagai bapaknya Seung-gi. Bapaknya cakep bo’.

Dari situ saya suka sekali ekspresi dan akting Choi Jin-Hyuk. Baru niat lagi nonton drakor yang dibintangi Jin-hyuk ketika ketemu drama ini; The Last Empress. Awal ketemu dorama ini, engga jelas apakah saya tengah membrowsing situs download, atau lagi iseng nyari drama yang dibintangi Choi Jin Hyuk. Lupa, pokoknya, tau-tau saya download dorama ini setelah baca sinopsisnya.

Yuk mari

Sinopsis: 
Oh Ssu-ni (Jang Na-ra) adalah seorang aktris musikal yang tiba-tiba menikahi Idolanya; Lee Hyuk (Shin Sung-rok) sang Kaisar Korea, dan mendadak menjadi permaisurinya dalam sekejap. Ternyata, Lee Hyuk menikahinya hanya untuk membuat alibi dimana sebelumnya ia telah menabrak sampai mati ibu dari Na Wang Shik (kelak diperankan oleh Choi Jin Hyuk) yang nantinya akan menjadi paspamsar (pasukan pelindung kaisar)

“Singkatannya engga nyambung amat, yas?”

demi membunuh Lee Hyuk. Namun keluarga kerajaan terlalu banyak memiliki skandal sehingga Na Wang Shik bertekad menghancurkan keluarga kerajaan dan menyelamatkan sang permaisuri.

tumblr_pi95s8ntfv1sqfa8ro1_500

Komentar:
Perlu pembaca ketahui, kalau The Last Empress ini ceritanya bagus. BANGET. Tapi endingnya kentang parah. Bahkan Goblin yang bikin saya mencak-mencak, belum ada apa-apanya ketimbang ending The Last Empress yang bikin pengen muter waktu, terus belajar bahasa Korea, cuma buat ke Korea, ketemu tim pembuatan drama ini, dan menghasut pihak yang terlibat supaya endingnya tidak sekentang ini.

Awal saya menonton dorama ini, mengharapkan kalau endingnya, Oh Ssu-ni bisa jadian sama Wang-shik karena kapan lagi coba kan, permaisuri pacaran sama bodyguard nya. Terus latar belakang si empress ini malang banget; dinikahi bukan atas dasar cinta, dan sang kaisar kala menikahi Ssu-ni tengah berselingkuh dengan asistennya sendiri; Min Yu-ra (Lee Ellijah)

the-last-empress-sbs-cover

Wang-shik sendiri berusaha masuk ke istana sebagai pengawal atas dasar membalaskan dendam kematian sang ibu yang nyatanya dilukai terlebih dahulu oleh Yu-ra lalu ditabrak oleh Lee Hyuk saat berdua tengah mojok di Bichido.

Demi melarikan diri dari tuduhan pembunuhan, Lee Hyuk akhirnya datang ke pertunjukan Ssu-ni yang kala itu tengah manggung, dan mendeklarasikan dirinya sebagai fans Ssu-ni. Demi menyelamatkan reputasinya, ia pun menikahi Ssu-ni dengan suruhan sang ibu; Ibu Suri yang  berharap gadis itu nantinya bisa disingkirkan.

Ibu Suri sendiri memiliki skandalnya tersendiri; ia diketahui menjadikan Kaisar sebagai pionnya untuk menyembunyikan kejahatan-kejahatan yang diperbuatnya dengan dalih ‘menyelamatkan keluarga kerajaan’. Sementara Kaisar memerintahkan pemburuan terhadap Wang-shik untuk membunuh pemuda tersebut.

Aaaaaslinyaaaaa, Wang-shik itu gendut. Buangets. Gue pikir bakal ngeliat Jin-hyuk dari awal cerita, nyatanya doi baru muncul full di episode ke-empat kalo ga salah. Jadi, karena Wang-shik jadi buruan, lalu ditembak oleh kaki-tangan Kaisar, ia hanyut ke laut dan ditemukan oleh Byun–lelaki paruh baya yang akhirnya menyelamatkan sekaligus melatih Wang-shik supaya jadi kurus bisa masuk ke istana untuk balas dendam, dan mengganti nama menjadi Chun Woo Bin.

“Jadi inget di drama Goblin, Eun Tak bilang ada 3 nama laki-laki populer yang digilai wanita; Kim Woo Bin, Won Bin, dan Hyun Bin. Terus ngakak aja ngedenger nama samaran Wang-shik jadi Chun Woo Bin,”

Singkat cerita Wang-shik masuk ke istana dan menjadi pengawal pribadi Empress. Tugas pertama doi adalah menyelamatkan Empress yang sudah mulai coba dibunuh di hari pernikahannya. Gila berat banget. Baru juga hari pertama. Selain menjaga dan melindungi sang Empress, tugas Woo Bin lainnya adalah; digaplokin keluarga kerajaan. Untuk hal yang sepele. Untung ganteng, bonyok juga tetep ganteng.

Ganteng-ganteng dungu.

tumblr_plfw17j3fn1qbmdgqo5_400

Sorry, to gyeay.

Karena memang mukanya Wang-shik demikian. Doi diem bae jadi pengawal dan (seperti) terlihat dungu gitu. Namun tidak apa-apa, secara Choi Jin Hyuk adalah alasan utama gue nonton drama ini.

Sampai suatu ketika, Ssu-ni yang nampak naif dan inosen ini, minta Chun Woo Bin buat menemaninya mencari dimana keberadaan Kaisar yang ilang-ilangan melulu padahal pengantin baru. Dan terkuaklah skandal perselingkuhan Kaisar dengan wanita simpanannya.

Ancur banget deh pokoknya keluarga kerajaan tuh.

Namun, ternyata dibalik bejatnya niat tersembunyi setiap orang, kita memiliki satu pahlawan dimana memiliki peran layaknya malaikat yang menolong sang tokoh utama kala dalam keadaan sulit; sang nenek dari kaisar. Di sini mantan empress dipanggilnya Grand Dowager Empress. Berhubung si nenek namanya Jo, jadi akan kita panggil Nenek Jo saja.

Pokoknya drama ini (kayaknya) kesukaan emak gue banget lah. Drama abis, yang mana isinya nangis-nangis sesembahan di kaki, smirking-smirking merencanakan kejahatan sambil thinking out loud gitu.

”Jadi inget sinetron yang suka ditonton si mamak…”

Ssu-ni hanya bisa mempercayai Nenek Jo saja ketika keluarga kerajaan lainnya memiliki niat untuk membunuhnya. Bahkan suaminya sendiri yang meminta pengawal favoritenya; Woo Bin (ahem) buat mendorong sang istri dari tepi tebing. Nenek Jo lah yang menerima dan melindungi Ssu-ni kala gadis tersebut selalu datang kepadanya dan curhat.

Nenek Jo ini, memiliki niat tulus untuk membongkar kejahatan keluarga kerajaan, dan menyerahkan investigasi skandal istana; meninggalnya Empress So-hyun, peristiwa tabrakan di Bichido, dan pulau pribadi keluarga kerajaan serta anak rahasia Kaisar dari hasil hubungannya dengan Seo Kang-hee–pelayan istana yang juga merupakan sahabat Empress So-hyun.

Di sini, Nenek Jo mengomeli sang cucu yang notabene merupakan kaisar Korea yang mana mengomelinya macam nenek beneran ngomelin cucunya. Si nenek kalo ngamuk rokes anjir, sampe lempar-lempar konde.

park-won-sook-lee-elijah-shin-sung-rok

Namun, membongkar catatan gelap keluarga kerajaan, artinya menghancurkan dinasti Kaisar, yang mana Ibu Suri tidak setuju, Kaisar tidak setuju, bahkan sampe selingkuhan Kaisar; Yura pun tidak setuju. Dan sialnya, bertiga mendatangi kamar si Nenek Jo ini dengan niatan membunuh, dan esok paginya si nenek ditemukan meninggal tanpa diketahui jelas siapa pembunuhnya.

Dari sini, kita akan melihat perkembangan karakter Ssu-ni dari yang gadis naif (bego) menjadi wanita yang rela nyebur ke kubangan kotor bernama keluarga kerajaan hanya untuk kembali membersihkan namanya dan memberantas skandal keluarga kerajaan //tsah

Ssu-ni kembali menjadi Empress setelah didepak dari istana dengan tuduhan membunuh Nenek Jo karena doi ketahuan mengirim gimbap dan ditemukan racun dalam gimbap buatan Ssu-ni. Namun si nenek meninggal dengan dua kemungkinan karena ditemukan racun dan tusuk konde nancep di dadanya.

Dalam keadaan keluarga kerajaan yang carut marut ini, ini menjadi kesempatan Woo Bin alias Wang-shik untuk memenangkan hati setiap personel keluarga kerajaan. Yang mana memenangkan dirinya sebagai komando tertinggi pengawal kerajaan setelah berhasil mendapatkan kepercayaan penuh dari sang pembunuh ibunya; Kaisar. Kaisar sendiri telah menganggap Woo Bin sebagai saudaranya.

Yang mana akhirnya chemistry Woo Bin dan Kaisar terlalu intens dan gue gabisa nonton dengan otak jernih karena pikirannya kemana-mana.

Engga paham sama premise drama korea masa kini, namun agaknya bromance  yang terlalu dikedepankan dan terlampau ntens, malah bikin gue engga nafsu, karena yaoi engga sedangkal itu //tsah.

f9f94038-e7ce-45ec-8c2e-804c8c48bdbb

TANGAN! TANGAN! HEH!

Woo Bin juga memenangkan kepercayaan Ibu Suri dan kakak Kaisar; Princess So-jin. Tampan-tampan dungu pemikat hati tante-tante.

Singkat cerita, semua menaruh kepercayaan kepada Woo Bin, termasuk Ssu-ni, yang mana ia mengetahui kalo Woo Bin adalah Wang Shik; alasan utama mengapa Kaisar menikahinya sebagai alibi pembunuhan ibu Wang Shik. Dan Woo Bin menggunakan kepercayaan tersebut untuk mengaduk-aduk hubungan internal Kerajaan. Kayak semen ye.

Saya suka sekali jalan cerita drama ini. Rumit, berlapis, bertingkat. Kayak engga beres-beres gitu.

Sebelumnya, nonton drama itu pure isinya adegan cinta-cintaan. Antagonis paling satu atau dua. Namun di cerita ini, siapapun bisa menjadi antagonis. Bahkan Ssu-ni sendiri yang mana menolak perasaan Lee Hyuk saat laki-laki tersebut tulus mencintainya. Menonton drama ini, seperti melihat permainan catur yang mana ada dua kubu, dan siapa ‘raja’ dari setiap kubu masing-masing. Kubu baik dan jahat.

*sok menganalisa ceritanya*

Meski demikian, tidak semua keluarga kerajaan diceritakan antagonis. Mereka yang berpihak pada keadilan pun ada. Seperti halnya nenek Jo dan sang putra mahkota; Yoon–adik kandung Lee Hyuk yang mengasingkan diri di Amerika karena tidak tahan dengan kebusukan keluarganya sendiri.

“Orang kaya gitu ya, kalo lagi berantem sama keluarga, mengasingkan dirinya ke luar negeri. Emang gue, paling banter di kamar, terus nyerah kalo perut laper pasti bergegas mendekati kulkas atau dapur,”

Yoon adalah sosok muda yang memiliki senyum manis. Perfect lah. Dikisahkan Yoon adalah sosok kaisar ideal lebih dari kakaknya; Hyuk. Yoon begitu disayang oleh kedua orang tuanya, dan membuat Hyuk menjadi tidak percaya diri dan insecure. Di sini, kelemahan Hyuk mulai diperlihatkan satu persatu, dimana ia tidak sepenuhnya jahat.

50587550_2091592184433890_721203268467888832_n

Yoon boleh dibilang manusia sucih. My baby. So pure, dan saya tidak ingin Yoon terluka terlebih ia juga turut berpartisipasi membongkar catatan gelap keluarga kerajaan. Ganteng banget sih kamu dek //plak

Kembali ke pokok bahasan.

Semuanya berbalik di perempat akhir cerita, dimana Kaisar yang tadinya menginginkan Ssu-ni dikeluarkan dari istana dengan memanfaatkan skandal Woo Bin dengan Ssu-ni, berbalik mencintai istrinya tersebut kala ia mulai menyadari rasa cemburu saat melihat pengawalnya tersebut mulai dekat dengan Ssu-ni.

Emang ye, pas jadi milik orang lain selalu keliatan lebih desireable.

Awal cerita memang kental sekali dengan nuansa kriminal, siapa dorong siapa, siapa lawan siapa, dan skandal-skandal lainnya. Jadi yang mengharapkan drama ini berisi romance apalagi ngarep romansa bodyguard-empress, JANGAN NGAREP. Udahan nontonnya sebelum brokoroh kayak saya.

Memang awalnya saya menonton drama ini atas hal tersebut; dimana Wang-shik yang sudah malang sekali hidupnya, setidaknya bisa bahagia bersama Ssu-ni yang juga memiliki kemalangan yang sederajat. Berdua adalah orang malang yang pantas saling mencintai.

NAMUN….

Hyuk atau sang Kaisar tak kalah malangnya. Ia kehilangan cintanya; sang istri pertama–Empress So-hyun yang diceburkannya ke kolam karena desas-desus yang ditiupkan sang Ibu Suri perihal So-hyun memiliki affair dengan Bodyguardnya; Kang Joo-Seung.

2019022201088_0“Kang Joo-seung ganteng btw, mirip Kang Ha-neul”

sillyp1
“Kang…. Akang…..” *hentikan, yas*

Kaisar tak sepenuhnya jadi manusia yang 100% made of sin di mata saya. Ia memiliki alasannya sendiri, dan dimanfaatkan sang ibu selama ini. Setelah ia membuat keputusan untuk melindungi Ssu-ni meskipun Ssu-ni tidak lagi mencintainya, saat itulah saya ingin Kaisar hidup bahagia dengan istrinya sang Empress. Mungkin di masa itu, ia terlalu buta oleh kabar burung yang disampaikan sang Ibu, namun saat ini saya melihat Hyuk ingin menebus dosa 7 tahun lalu dengan cara mencintai Ssu-ni dengan sungguh-sungguh.

Selain itu, Kaisar menjadi meme-able kalau sedang jatuh cinta. Banyak adegan konyolnya kalau doi sedang kasmaran, benar-benar kasmaran dengan Ssu-ni yang sudah jelas-jelas menolaknya. Ini (mungkin) adalah cara agar penonton menaruh simpati terhadap sosok kaisar yang lalim; menjadikannya manusia.

yy3ugid

Agaknya gue lebih berat ke shipping Emperor-Empress ketimbang Empress-Bodyguardnya, setelah baca profil pemeran masing-masing dimana Jang Na-ra lebih tua 5 tahun dari Choi Jin Hyuk. Meski Jang Na-ra – Shin Sung-Rok juga masih tuaan Jang Na-ra.

“Gue bukan fans brondong nyatanya,”

Selain itu, sebelum memulai menonton drama yang ending nya laknat ini, saya terlanjur mengetahui fakta jika pada 4 episode terakhir, Choi Jin-hyuk dikabarkan tidak akan mengikuti proses syuting dikarenakan bentrok jadwal. Jadi, sudah pasti hakul yakin lah, ending sang Empress dengan bodyguard nya tidak akan ada.

Namun, meski demikian, sebenarnya saya juga ngarep sang permaisuri berakhir dengan pengawalnya, karena menurut forum, Choi Jin-hyuk dan Jang Na-ra ini sudah pernah beradu akting sebelumnya pada drama ‘Fated to Love You‘ namun nampaknya tidak berakhir bahagia bersama. Nah pada kesempatan kali ini, sebetulnya saya ingin sekali mereka berdua memiliki akhir yang membahagiakan bersama.

Namun jika disuruh voting, tetap akan berat ke Kaisar dan Empress nya sih. Baperannya sama yang sudah nikah soalnya, kayak jaman dulu nonton Gu Family Book.

*tyas bimbang*

aa8e4ca1d68c086f3ca515683722c33f

Kenapa gue lebih condong ke Kaisar ketimbang sama Wang-shik, secara Wang-shik itu Choi Jin-hyuk, mending sama gue aja. Mungkin karena di sini perkembangan karakter Kaisar sangat signifikan sekali ya. Doi yang akhirnya tulus mencintai Empress-nya, bikin gue mau gak mau terenyuh, karena yang satunya cinta tapi yang satunya benci adalah bumbu angst paling sedap untuk dinikmati dengan cucuran airmata.

*kibas rambut*

Selain itu, saya rasa Shin Sung-Rok cukup jago, atau malah jago banget memerankan karakter jatuh cintanya seorang pengecut sekaligus anak yang doyan ambekan macam Lee Hyuk ini. Doi kalau jatuh cinta itu romantis banget, sekaligus konyol, jadi mau ngga mau penonton macam saya jatuh cinta juga dengan karakter Lee Hyuk yang bisa se-manusia itu.

Terus ya, udah dapet tuh cinta-cintaanya, dilema dimana Wang-shik harus membekali sang Empress dengan kemampuan bela diri, karena suatu saat doi akan tiada karena peluru di kepalanya bisa menyebabkan kematian mendadak.

“Lagian dodol, tau ketembak, bukannya mati, malah masih hidup. Terus engga di operasi, hebat amat,” *sesi nyinyir*

Sebenarnya banyak adegan luka yang dapat menyebabkan kematian dalam drama ini. Namun memang dasarnya drama korea, adegan berbahaya tersebut tidak berefek apapun dan karakter yang mengalaminya bisa hidup. Seperti adegan dimana Yura digetok pake batu pada bagian belakang kepalanya, dan masih hidup hanya dengan bermodalkan amnesia. Itu pun hanya amnesia kepada Dong-shik saja. Lalu adegan dimana Yoon hampir dibunuh dan mengalami cidera parah yang mana kemungkinan ia akan cacat seumur hidup. Nyata nya doi bangun dan kembali tampan //tetep.

Tapi tak apalah, namanya juga drakor, mirip India. Apa juga jadi. Ceritanya ketembak di kepala juga masih hidup. Lah gue, baru jari kelingking kaki kesandung ujung meja aja bawaannya udah mau masuk ke liang lahat. Terus gue pikir endingnya Wang-shik bakal meninggal ngga ketolong gegara peluru itu. Eh, doi malah disuru mati meluk bom.

“Mending meluk gue mas, ketauan, matinya enak” //EH

Di sini saya akan mulai membahas jalan menuju akhir. Road to ending. Dimana semua sumber nyinyir ini berasal dari 10 episode terakhir. Di sini, cerita dibalikkan 180 derajat, dimana karakter sang Emperor–Lee Hyuk, digambarkan mulai memiliki keberanian untuk melawan sang ibu, demi mengungkap kejahatan keluarga kerajaaan. Selain itu, Lee Hyuk juga dijatuh cintakan terhadap sang istri; Ssu-ni, dan bersumpah akan melindungi istirnya tersebut dari liciknya sang ibu, agar cintanya tidak menghilang sia-sia seperti 7 tahun lalu saat bersama dengan So-hyun.

Kata ter-romantis yang saya dengan dari Hyuk adalah: “Saya tidak akan menceraikan kamu, dan akan membuat mu sebagai istri saya sampai tua lalu mati nanti,”

Tapi di sini saya juga paham perasaan Ssu-ni yang mana selama ini, suaminya; sang Kaisar yang merupakan idolanya dari jaman SMA (kayak gue sama Kengo-san kali ya), bukanlah orang yang selama ini diidam-idamkannya, bahkan sang suami sendiri berusaha menyingkirkan dan membunuhnya. Berkali-kali. Wajarlah setelah permainan dengan keluarga kerajaan, cinta susah tumbuh kembali meski Lee Hyuk mencintainya dengan alasan paling tulus; meski Ssu-ni tidak lagi menghormatinya ia akan tetap melindunginya. Apalagi kalo bodyguard ganteng macem Choi Jin-hyuk di sebelahnya. Hu’uh, mending sama si aa Bodyguard.

Jadi ceritanya identitas Chun Woo-bin sebagai Wang-shik ketahuan dan akhirnya doi diusir dari istana karena mengelabui kaisar dan mencoba mengungkap identitas asli keluarga istana. Karir Wang-shik sebagai pengawal istana pun beres. Namun karena beliau pemeran utama pria, maka engga aci kalau doi menghilang begitu saja. Apalagi pas sejarah busuk keluarga istana belum ketahuan. Maka doi di rekrut lagi sebagai Dewan Pengawas Kerajaan bersama dengan Empress sebelumnya; Eun.

Former Empress Eun, atau bahasa Indonesianya; Mantan Permaisuri Eun yang merupakan istri dari Kaisar yang turun tahta 30 tahun–gara-gara kelakuan busuk Ibu Suri–ini merupakan karakter protagonis baru yang saya analisis sebagai pengganti Nenek Jo yang sudah tewas di pertengahan awal cerita.

Gue pikir ya, Wang-shik bakal tetep jadi pengawal istana sampe beres, dan doi akan mengungkap semuanya sampe beres dalam keadaan masih jadi bodyguard nya istana. Ternyata scriptwriter berkehendak lain (kayak Tuhan ye)

Wang-shik naik pangkat(?) jadi Auditor Kerajaan yang akan mengawasi kelakuan keluarga kerajaan.

Di sini gue ngerasa cerita mulai engga aci secara Wang-shik pahlawannya orang susah, tetiba naik pangkat.

Setelah muncul rumor dimana Choi Jin-hyuk tidak bisa menghadiri syuting 4 episode terakhir dikarenakan jadwalnya yang bentrok. Otomatis, kursi pemeran pria pertama akan kosong, dan seluruh perhatian akan berfokus kepada sang Kaisar. Meski saya mulai memberatkan pilihan pada Lee Hyuk, Na Wang-shik yang digambarkan sebagai protagonis pembongkar catatan hitam keluarga kerajaan juga seharusnya memiliki panggung tersendiri dan apresiasi karakter tersendiri.

Namun karena sang pemeran tidak bisa hadir hingga drama ini tamat, otomatis ending harus diubah dari yang semestinya.

Walhasil, Wang-shik ‘ditewaskan’ secara tidak terhormat, dan Hyuk selaku kaisar yang tersentuh dengan kebaikan Wang-shik dan cintanya terhadap sang Empress, mengambil alih tugas Wang-shik dan berusaha membongkar kejahatan sang ibu; sebuah pabrik pembuatan obat terlarang di pulau pribadi milik keluarga kerajaan.

Wang-shik tewas, otomatis romansanya dengan sang Empress yang sudah susah payah dijalin dari awal cerita, pupus begitu saja kayak istana pasir yang terkena ombak //tsah. Penonton yang diiming-imingi romansa Empress dengan pengawalnya ini tinggal gigit jari dan mulai tidak bernafsu nonton (kayak saya) Namun, secara gue ngefans sama pairing Emperor-Empress di sini, saya masih memiliki harapan melihat kedepannya pasangan ini akan bahagia hidup selamanya.

Namun semua itu dibalikkan oleh yang Maha Kuasa penulis naskah.

Hyuk diceritakan sebagai pahlawan bertopeng–literally bertopeng–dan membakar seluruh pabrik obat terlarang milik ibunya. Dan resenya, sang ibu mengetahui dan menangkap sosok bertopeng tersebut dan menembaknya tanpa tahu jika sosok tersebut adalah Hyuk–putranya sendiri. Tanpa pemeran pria utama tersisa, Hyuk pun tewas setelah menyatakan cintanya pada sang Empress dan berharap jika seandainya mereka dipertemukan sebagai dua orang yang biasa (baca: rakyat jelata) dan di-jatuh cinta-kan kembali bersama.

Adegan ini cukup menguras airmata dan emosi saya. Secara shipping kandas di depan mata dan nothing you can do about it. Terlebih Hyuk mati secara ‘terhormat’ ia memilih tewas di tangan sang ibu ketimbang mendekam di penjara mengakui seluruh catatan hitamnya–termasuk menabrak dan turut membuang mayat ibunda dari Wang Shik.

Namun mengingat Wang Shik pun sudah tiada, saya pikir ini adalah ending yang pas untuk sang Kaisar. Apabila hidup pun ia harus membayar sebagian waktunya di penjara, which is  engga aci. Dan Empress pun akhirnya menjadi janda karena akhir jalan cerita yang ini.

Namun setidaknya, Yoon–sang Putra Mahkota dihidupkan setelah di-hampir-akhir cerita berusaha dibunuh oleh Kang-hee dan kemungkinan tidak akan hidup, namun nyatanya hidup normal dan menjalani kisah cinta yang normal dengan Hel-ro–adik Ssu-ni, dan Ssu-ni dibuatkan happy ending dengan mengurus Ari–anak dari hubungan Hyuk dan Kang-hee. Pemeran utama bisa hidup bahagia, meski tanpa kehadiran pria dalam hidupnya, merupakan sebuah pesan yang cukup berharga untuk saya karena ada ikatan yang lebih kuat daripada romansa yakni hubungan orang tua dan anak.

stephanie-lee-oh-seung-yoon-2

Akhir nyinyir saya, saya ingin mengapresiasi akting seluruh pelakon drama ini, terutama Shin Sung-rok, sang pemeran kaisar yang aktingnya jago banget, mulai dari karakter bengis, manja, sampe bego. Ke depannya, saya ingin lebih banyak lagi melihat akting beliau ini, yang konon katanya jarang dapet porsi peran utama. Teruuuus, gegara drama ini juga jadi pengen ke depannya ada drama Jang Na-ra dipasangkan kembali dengan Shin Sung-rok pada drama atau film cinta-cintaan. Kayaknya lucu aja kalau mereka beradu peran dalam kisah yang pure cinta-cintaan bikin gemes.

tumblr_inline_p7iq8ba1ia1sozzoy_540

manusia ini meme-able banget sih ya tuhan

Untuk Choi Jin-hyuk, meski agaknya saya kecewa berat doi engga tampil samai akhir padahal drama ini bagus banget, tapi tetep gantengnya engga ketahan alias termaafkan. Suara dia kalo ngomong tuh penyembuh hati banget, berat-berat gimanaaa gitu. Dan saya berterima kasih sekali pada drama ini, karena 80% adegan Jin-hyuk adalah adegan dimana doi pake kemeja lengkap.

Feast to the eyes.

choi-jin-hyuk-2

Dan muka stern nya Jin-hyuk sebagai bodyguard juga menambah tingkat kemanisan kalau tetiba doi senyum / ketawa. Hau ce lah pokoknya. Chemistry adu ekting dengan Sung-rok juga patut diacungi jempol. Dua-duanya jago, sehingga mengeluarkan kepicikan karakter tersendiri. Sangat menyenangkan sekali kalau kedepannya nanti mereka akan kembali adu akting dengan less bromance dan more action.

dscqdg5xoaexylb

Oh iya, banyak yang sakit hati dengan ending yang engga aci ini. Iya lah, orang molor 4 episode dari rencana. Siapa suruh coba. Namun, akhirnya tim produksi The Last Empress akhirnya membagikan video alternate ending di youtube pada akhir bulan lalu sebagai obat penyembuh dari rasa sakit hati yang kebetulan saya juga mengalaminya.

Pada video tersebut, diceritakan Ssu-ni kembali pada dunia teater dengan Shin Sung-rok berperan sebagai Jung Man-du; seorang junior Ssu-ni yang akhirnya beradu akting dengan idolanya. Man-du yang mirip banget dengan kaisar ini, menyatakan perasaanya pada Ssu-ni jika ia bersungguh-sungguh menyukai Ssu-ni yang galaknya setengah mati terhadap juniornya tersebut.

Di sini, suara bernyanyi Shin Sung-rok surprisingly bagus dan bikin saya nagih buat denger full lagu yang mereka nyanyikan di dalam pertunjukan teater ini. Video ini sekaligus menjadi teaser atau cuplikan apabila nantinya mereka; Jang Na-ra dan Shin Sung-rok beradu akting kembali dalam drama cinta-cintaan.

jangnara_wedding1

Setidaknya dengan ini rasa sakit hati saya sedikit terobati, dan bisa berfantasi jika setelahnya Man-du tetap mengejar sang noona tanpa mengenal lelah demi menyampaikan perasaannya.

Rating: ☆☆☆☆

current song: What Would It Be by Jang Deok Cheol
current mood: meriang + hidung mampet + bengek
location: Flower Heights 1

-Ijou!-