minna-san, konbanwa.

Kembali lagi dengan saya sudah 3 hari bekerja pasca libur lebaran, dan masih ditinggal mudik tukang warteg. Setelah 4 hari di rumah–iya soalnya sisa 6 hari plus-plus kemarinnya dipake udar ador tydac caruan (kata gue mah) yang bikin ini anak melahap apapun yang ada di rumah setibanya di Tangerang, karena ngga mau kelewat sedikitpun loving moment nya dengan makanan-makanan di rumahnya tercinta.

Dengan kata lain berat badan naik drastis.

Well, bodo amat. Toh ketika kembali lagi ke kost-an, saya akan merana karena makanan hanya bisa ditemukan di luar kamar, bukan sebaliknya.

Oke, sekian cerita mengenai saya dan berat badan (yang sering nya gue masa-bodo-in). Namun sebelum itu, izinkan saya curhat (lagi). Akhir-akhir ini, saya jadi (ingin) banyak mereview. Apapun. Bahkan sampai makan sate kambing pinggir jalan pun, otak saya penuh dengan ulasan-ulasan mengenai daging si kambing yang naas nya mati muda tersebut.

th_116_
’emang, elo kan hidupnya nyinyir bae’

Kali ini, saya kandou sekali dengan film yang baru saja beres ditonton karena ngga sengaja (ngga sengaja, tapi pas bioskop penuh sama buocah)

Adalah film dengan judul sebagai berikut:

041f8ef5b15effcb1dc4f41914f9679e_xl

Jurassic World: Fallen Kingdom (2018)

Film ini ditontonnya tanpa rencana, karena keluar rumah pun hanya ingin foto di studio. Pas foto btw. Kapanlah gue ala-ala foto haha-hihi sama temen, kalo ngga modal selfie doang. Tepat dengan liburan sekolah, hal yang saya khawatirkan sebagai penikmat bioskop pun terwujud; teater penuh sama b u o t j a h.

Untungnya, mungkin saya beruntung, tidak terlalu banyak kebisingan terutama komentar pelo dari bocah ingusan mengenai film ini, dan minimnya tangisan bayi yang terjadi di dalam bisokop, meski masih ada satu dua idiots (termasuk mas di sebelah kiri saya yang dengan entengnya angkat tilpun) yang buka hape ketika film dimulai.

‘Kalo mau cek whatsapp, instagram, atau twitter, itu mah di rumah aja, gausa bayar mapulurebu,’

Oke, dari sini, mari kita bahas filmnya. Sebelum itu, seperti apa yang terjadi pada skripsi saya, maka review kali ini pun akan diawali dengan ‘ S I N O P S I S ‘

Sinopsis:

Film dibuka dengan sang penyelamat pada film terdahulu; Mosasurus yang melarikan diri ke laut lepas karena gerbang bawah laut terbuka–yang mana pada akhirnya tidak diceritakan bagaimana cerita si Mosasaurus ini selain muncul pada bagian akhir saja dan tidak ada hubungannya dengan cerita. Sayang sekali, kind of liked him.

Cerita ditarik kembali dari 3 tahun setelah hancurnya Taman Hiburan Jurassic World di Isla Nublar. Masalah baru, kini kembali muncul, yakni gunung yang ternyata gunung berapi di pulau kecil tersebut, erupsi dan mengancam dinosaurus yang tersisa di dalamnya. Claire Dearing dan Owen Grady, bersama kedua staff Claire; Zia dan Franklin. Misi menyelamatkan dinosaurus-dinosaurus–terutama Velociraptor kesayangan Owen; Blue–merupakan misi yang korup dengan niat jahat dibaliknya. Claire dimanfaatkan untuk mengakses sistem Jurassic World yang masih berfungsi, dan Owen yang diiming-imingi akan menyelamatkan Blue pun ditinggalkan begitu saja setelah ditembak bius.

jurassic world fallen kingdom wallpapers-2

Komentar:
Dari judul udah dikasih tau kalo ini bakalan penuh sama spoiler, so jangan protes yaaa.

Banyak selentingan yang saya baca di medsos, mengenai kekecewaan netijen akan film ini. Saya yang belum sempat menonton karena ketabrak libur lebaran ini, jadinya setengah mati penasaran dan ingin nonton–ngebet.

Berbekal tanpa baca sinopsis terlebih dahulu–seperti biasanya, saya pun akhirnya nonton.

Di awal, kita disuguhkan sosok Dr. Malcom yang digambarkan sebagai anti-hero….. intinya beliau ini tidak mau mengambil resiko mengambil tindakan menyelamatkan dinosaurus-dinosaurus di Isla Nublar, meski sebenarnya sayang sekali jika mereka harus kembali punah, namun Dr. Malcom tetap pada keputusannya untuk tidak bergerak menyelamatkan dinosaurus tersebut.

Claire yang merasa kecewa dengan tayangan tersebut, merasa menemukan titik terang ketika seorang staff dari Lockwood, mengundangnya ke kediamannya, dan pada akhirnya ditawari proyek menyelamatkan dinosaurus yang didanai secara penuh oleh (mantan) partner Hammond tersebut.

Berangkatlah tim yang terdiri dari expert Owen Grady, Claire Dearing, Zia Rodriguez, dan Franklin Webb–yang ditemani oleh seorang kepala prajurit upahan bernama Ken Wheatly.

Di sini, saya pikir, Isla Nublar akan menjadi main-scape cerita. Yakni cerita sebagian besar akan terjadi di pulau ini, yang mana saya yakini klimaks nya adalah meletusnya si gunung tersebut.

NAAAAMUN, tidak kawan. Isla Nublar hanya menjadi sajian di perempat awal cerita. Jadi, saya pikir film ini terdiri tidak hanya satu klimaks, melainkan beberapa… dua kayaknya. Cerita dibuat naik turun secara bertahap dan berlapis, tidak menjadikan klimaks di akhir saja.

Pulau tersebut pun, dihancurkan. Namun, kata gue ya, kalo mau tamaque, mending loe angkut semua itu dinosaurus ke benua amrik, dibanding CUMA angkut 11 spesies yang kayaknya tiap spesies, satu ekor. Pulau ini pun dihancurkan dengan gambar yang memilukan; dinosaurus yang pasrah menatap perginya perahu yang ditumpangi Claire dkk di pinggir pantai sembari bersendu.

“Kalo ga inget gue nonton sendirian mah, gue mau nangis…”

Dan ngehe nya adalah, jenis dino tersebut adalah sejenis Apatosaurus yang pernah saya tonton film (sedih) nya yakni; Land Before Time (1988). Kenapa dinosaurus sebaik mereka yang harus kena cerita-cerita naas coba?? Apa yang sedih-sedih harus Apatosaurus gitu?? *emot sedih*

maxresdefault

Ngga cuma Apatosaurus saja, Blue–raptor betina tersebut, tengah dalam kondisi sekarat di perjalanannya dari Isla Nublar. Blue terkena tembakan seorang bawahan Ken yang akhirnya menembak Owen karena protes, perlakuan bawahan sang prajurit bayaran tersebut melukai Blue.

Disamping Blue, dinosaurus yang keadaannya bikin hati mencelos juga Triceratops dewasa yang dikandangi bersama dengan seekor Triceratops yang masih usia kanak-kanak.

‘Ini film drama, atau apa sih? Too much tears’

Dan mereka dibawa ke Lockwood estate, tanpa sepengetahuan yang punya, karena proyek ini dipraksai oleh Eli Mills, yang engga tau siapanya Lockwood, karena gueh ga nonton serie Jurassic Park sebelumnya.

Eli Mills yang awalnya terlihat baik, ternyata memiliki niat untuk menjual dinosaurus hasil tangkapannya untuk uang dan keperluan membiayai riset Dr. Henry Wu untuk menciptakan dinosaurus keinginnanya–dengan base DNA Indominus Rex–yang diberi nama Indoraptor.

jurassic-world-fallen-kingdom-indoraptor-1

I do always hate those kind of bulu-bulu di kepala Indominus pun Indoraptor

‘Gue curiga sponsor ini Dinosaurus itu, perusahan mie instant dalam negeri…’

Singkat cerita, terjadilah pertemuan jual beli antara old moneh (yang ga perna bingung balik ke bandung naeq apaan, sedang aku yang remah rengginang ini mikirin setengah mati balik ke Bandung mending naik kereta tapi mahal apa bis murmer tapi matjet) yang keinginannya ngga lazim; anaknya mau bayi triceratops.

‘Yawla dique, jankan bayi triceratops yak, gua pegang bayi monyet aja gemeteran’

Akhirnya, pada acara lelang ini, si antagonis utama dikeluarkan; Indoraptor. Sumpah namanya ngga catchy gitu. Di sini, saat si Indoraptor ini di pertontonkan, Owen tetiba datang dengan si kepala pelontos Stygimoloch yang langsung menyundul setengah tamu yang lantas kocar kacir.

jurassic_world_fallen_kingdom_stygimoloch_v2_by_sonichedgehog2-dcalyk9

Satu hal bodoh yang selalu dilakukan ketika film melibatkan hewan buas yang sudah dikandangi; akan selalu ada orang dengan tingkat kecerdasan rendah yang akan membuka sangkar dan melepaskan si binatang berbahaya tersebut. Hal ini terjadi pada film sebelumnya, dimana Indominus Rex berkeliaran karena cara seperti ini.

Ken yang tertarik dengan Indoraptor, lantas menembaknya dengan bius guna untuk mencabut giginya sebagai hiasan kalungnya kelak. Beres dibius, si prajurit tersebut pun masuk ke dalam kandang lalu membiarkan pintunya kebuka.

‘Lain kali kalo bodoh itu jangan sampai merugikan orang lain, apalagi orang banyak,’

Akhirnya, sajian kedua alias villain utama pun muncul (selain Mills dan Ken yang sudah ketauan sebagai penjahat film ya) yakni dinosaurus dengan campuran Gen Indominus dan Raptor yang digadang-gadang menjadi senjata biologis yang efektif membunuh di medan perang. Meskipun demikian, Indoraptor masih harus diberi perintah agar tidak ‘sembarangan membunuh’. Namun karena Indoraptor juga binatang //elah ia masih mengikuti insting memburunya, yang mana akhirnya membunuh banyak orang yang datang ke acara lelang tersebut.

P.S. Indonesia disebutkan dalam acara lelang ini kalau tidak salah

Akhirnya, Owen dan Claire yang tertangkap lalu dikurung dalam kediaman Lockwood pun menyelamatkan diri dengan Maisie setelah acara lelang menjadi keos. Ada twist di sini yang sebenernya penonton lai pun yakin hakul yakin didn’t see that coming; bahwa Maisie yang digadang-gadang adalah cucu Lockwood, adalah hasil cloning putri Lockwood yang telah meninggal. Lockwood tidak hanya mengkloning dinosaurus (yang menjadi isi theme park Jurassic Park) namun juga mengkloning putri nya yang telah meninggal.

ac5f5fc5-a573-4eeb-8dd4-369c137af650-2482_fpt_00247r_grd

Saya pikir, Indoraptor akan menjadi villain pada sekuel film selanjutnya, which means menurut prediksi saya, film ini akan berakhir menggantung. Karena, agaknya si Indoraptor ini termasuk sulit dikalahkan seperti halnya Indominus Rex pada film sebelumnya. Namun apa nyatanya? Setelah kucing-kucingan yang cukup lama, Indoraptor akhirnya kalah karena tertusuk tanduk kerangka Triceratops (kayaknya) milik Lockwood, dan seperti pada film heroic kebanyakan, si villain pun mati. Dua-duanya. Baik Ken maupun Mills.

Blue, akhirnya kembali bebas. Kali ini bukan di Isla Nublar, but somewhere di daratan Amerika–beserta T Rex dan beberapa Dinosaurus yang akhirnya bisa menyelamatkan diri dari kebocoran gas yang terjadi dalam sel penangkaran.

Cerita mengenai sel penangkaran ini, selain lepasnya Indoraptor yang membabi-buta (padahal doi bukan babi dan tidak buta) masalah muncul di dalam sel yang menahan para dinosaurus lainnya untuk giliran lelang. Ternyata, akibat satu dan lain hal, terjadi kebocoran gas yang mematikan dan mengancam nyawa para dinosaurus.

Mereka yang terperangkap tidak bisa melarikan diri karena masih dikurung. Claire membebaskan mereka dari sel, namun Owen menahannya untuk membebaskan mereka ke alam bebas. Claire tidak membuka gerbang menuju ruang terbuka tersebut karena dampaknya akan sangat merepotkan; Dinosaurus akan berkeliaran di alam Amerika. Hasilnya, kita disuguhi pemandangan pilu dimana para dinosaurus ngantri untuk menyelamatkan diri di depan pintu yang tak kunjung terbuka. Terlebih Mama Triceratops (saya nganggapnya mama, ngga tau deh kalo ternyata doi papa) yang pasrah tidak dapat pintu keluar bersama bayi Triceratopsnya yang masih kecil.

triocer

Yang nonton sudah siap dengan airmata dan rasa haru nya. Iya Gue.

Karena Claire ngga mungkin membuka pintunya karena resiko, dan Owen juga ga bakal buka pintunya.

Eh, tapi, gak lama dari itu, pintu dibuka. Tebak oleh siapa? Maisie. Yang merasa mereka ingin hidup dan harus dibiarkan hidup. Gue yang merasa realistis di sini, memang bakal tepok jidad. Meski iya menyedihkan, tapi kita ga mungkin serta merta melepas dinoaurus ke alam liar apalagi di daratan yang dihuni peradaban manusia. Yang lepas dinosaurus herbivora aja repot, gimana yang lepas sekelas T Rex. Amsyong sudah, kayak ngadepin Godzilla. Tapi pusing bukan milik penonton, tapi milik para scriptwriter. Toh ini adalah hasil yang sangat ideal untuk aksi heroic pada film ini.

Film akhirnya ditutup dengan munculnya si Mosasaurus di pantai yang tengah digunakan banyak orang untuk berseluncur.

maxresdefault1

Overall film ini tidak mengecewakan. Asli. Dibanding film sebelumnya, pada film kali ini banyak adegan yang membuat saya mau nangis, termasuk adegan Blue kekurangan darah. Dibanding review negatif yang saya temukan, saya cukup menikmati film ini dan hanyut dalam ceritanya. Dan mengharapkan sekuel selanjutnya dari film ini karena saya suka karakter mbak Claire di sini.

Hanya saya concern saya masih menanyakan apa kabar si Mosasaurus selanjutnya?

current song: Mr.Children – GIFT
current mood: sakit badan
location: Kost

-Ijou!-