Konnichiwa, minna-san.

Kembali lagi dengan saya yang tengah menunggu pertandingan Free Skate Men di European Figure Skating Championship 2018. Saya ngejagoin aa Javier btw. You know lah. My lovely Spaniard yang lagi menduduki posisi satu di Short Program yang dilaksanakan 2 hari lalu. Sambil menunggu pertandingan yang baru ditayangkan pada jam 21:45 ini, akhirnya saya memutuskan untuk mereview satu komik yang sedang saya gandrungi dan ditunggu sekali terbitnya akhir-akhir ini;

Kachou Fuugetsu (Shimizu Yuki)
z_0002_26612

berikut adalah review saya selengkapnya.

Sinopsis:
Itokawa Kazuto baru saja pindah ke kediaman sang kakek yang baru saja meninggal. Apa yang ditemuinya di tempat yang merupakan sebuah desa kecil tersebut, bereda jauh dengan hidupnya dahulu sebelum pindah ke tempat kecil ini; Hitomi–seorang dokter yang juga baru pindah ke dekat tempat tinggal Itokawa dan membuka praktek di kediamannya tersebut langsung menaruh hati terhadap pemuda tersebut.

Komentar:
Seenarnya, menurut saya, Kachou Fuugetsu ini mirip dengan ‘Ze’ yang mana multi-pair alias pasangannya ga cuma satu, dan cerita mempunyai cabang dan konfliknya sendiri di setiap pasangan yang diceritakan. Yang baru ngeh sih, ada 4 pasangan ya? Maapkeun kalo ada pasangan favorite nya yang ke skip karena memang sudah lama saya dari mulai baca Kachou Fuugetsu ini, dan baru sekarang niat ngereview karena baru nemu OTP favorite.

Sebelum mencelat ke OTP favorite saya, mari kita tela’ah sebagian jalan cerita (yang pastinya berkemungkinan besar spoiler) dan beberapa pasangan yang terikat di dalamnya.

tumblr_nueqoqhwyk1snw6pfo5_1280

Adalah Itokawa dan Hitomi yang merupakan pasangan pertama yang akan kita temui di awal serial ini. Mereka jatuh cinta dengan mudah ketika Itokawa lari ke arah rumah Hitomi dalam keadaan bugil karena tengah mandi, dan bak mandi rumah tua sang kakek berisi serangga menjijikan yang membuatnya lari ke arah rumah dokter tersebut. Bisa dibilang, jalinan cinta Itokawa dan Hitomi tanpa hambatan dan keduanya segera menyadari perasaan mereka satu sama lain.

Kedua, kita akan menemui Daiki yang merupakan kawan karib dari Hitomi. Daiki sejatinya adalah seorang pengrajin tanah liat, yang kemudian jatuh hati dengan sang kepala desa. Which kepala desa adalah cowok muda yang diutus menggantikan sang nenek yang kini sudah lengser dari melindungi desa tersebut; Sawato Kuroi, yang lebih suka dipanggil Sabato.

13047857_1007417782673110_2000803307005389401_o

Kisah cinta Daiki dan Sawato ini, lumayan tragis dimana Sawato yang susah membuka diri terhadap orang baru, akhirnya jatuh hati dengan Daiki yang kerap menyebutnya ‘hime‘ dan tidak menyerah terhadap pemuda tersebut. Di saat Sawato mulai menerima Daiki yang dulu dianggapnya mengganggu sekali, Daiki malah kehilangan ingatannya karena longsor yang tidak dapat dihindari ketika pria tersebut berada di workshopnya yang juga ikut tertimbun longsoran.

Daiki yang hilang ingatan, melupakan satu janjinya terhadap Sawato yakni akan membuatkan satu wadah besar karyanya sendiri hanya untuk Sawato. Namun janji itu belum ditepati ketika Diaki kehilangan ingatannya beserta lanyapnya kenangan akan ia dengan Sawato. Meski Daiki kemali jatuh cinta terhadap Sawato, namun Daiki yang kini ada di hadapannya merupakan sesosok yang baru dan tidak Sawato kenal sama sekali.

Ketiga, kita memasuki dunia per-yakuza an yang mana pertama kali saya membaca komik homo dengan dunia peryakuza-an ini di ‘Saezuru Tori wa Habatakanai’ karya Yoneda Kou yang ngga tau kapan terakhir kali gue baca saking lamanya belum apdet lagi.

“Iya da, gue mah jago dan sabar nunggu ini,”

Di peryakuza-an ini, kita mendapati dua abdi dalem *tsah* yang berperan penting; Kiriya dan Youmei. Mereka berdua ini adalah bawahan Katsuya langsung yang mana seorang boss yakuza yang sudah meninggal duluan karena tewas tertembak. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak perempuan; Umi.

cywisf6usaapo4i

Di sini guheh bahas Kiriya dulu yang dipasangkan dengan Zaizen; seorang pengacara. Karena belum sampai ke sana, komik yang lagi update sedang membahas Youmei-Hizuru; pasangan yang akan saya bahas selanjutnya, maka pasangan Kiriya Zaizen ini belum bisa dibahas mendalam. Hanya ada beberapa adegan yang menjelaskan jika mereka berdua memang menjalin kasih.

Pasangan ke empat.
FAVORIT SAYA; Youmei-Hizuru.

2

Benang merah sebenarnya terjalin di sini, dimana Hizuru adalah tetangga jauh dari Itokawa yang akhirnya membantu mencari penghidupan dengan menjual hasil ladang dari Sawato. Hizuru pertama kali ertemu Itokawa saat pemuda tersebut menjual hasil ladang di tempat dimana jarang sekali ada orang lewat. Karena (mungkin) seumuran, Hizuru dan Itokawa menjadi akrab meski awalnya lumayan canggung bagi mereka untuk bertukar sapa.

Hizuru adalah ‘anjing’ bagi Youmei; adik dari Katsuya yang sudah meninggal. Hizuru diberikan langsung kepada Youmei dari Katsuya sebagai hadiah, dan kelak Hizuru akan mengabdi kepada Youmei layaknya anjing yang setia. Hizuru yang merasa diselamatkan dengan menjadi bawahan Youmei, langsung menaruh hati kepada pria tersebut. Namun ia merasa perasaannya bertepuk sebelah tangan, karena Youmei lebih perhatian kepada sang kakak ipar dan keponakannya.

Hizuru menyadari posisinya yang tak lebih dari seorang abdi–poin bagi Youmei, hanya mampu mencintai pria tersebut dalam diam.

Segmen keduanya dimulai ketika Youmei mendapat perintah membunuh Katsumata; orang yang dipercaya telah membunuh Katsuya kala itu. Membunuh Katsumata tentu berbahaya bagi Youmei, maka itu Hizuru mengajukan diri untuk membunuh Katsumata sebagai ganti dari Youmei. Kiriya yang ‘iseng’ mengerjai keduanya; Ia mengizinkan Hizuru membunuh Katsumata, dengan di satu sisi Youmei tidak akan menyerahkan tugas membunuh Katsumata kepada Hizuru. Hizuru yang kecolongan saat hendak menjebak Youmei untuk tidur agar ia bisa mengendap-endap pergi membunuh Katsumata, malah tertidur dan sadar ketika Youmei sudah tidak ada di hadapannya.

Hizuru menyusul Youmei tepat saat pria tersebut hendak membunuh Katsumata yang menyembunyikan kebenaran jika selama ini bukanlah Katsumata yang membunuh Katsuya, melainkan pria lain yang mencoba menembak Katsuya dan Katsumata menahannya. Namun na’as ketika Katsumata tengah menghalangi pemuda tersebut dari menembak Katsuya, tembakan malah terlepas dan melukai Katsuya hingga tewas.

Katsumata memiliki dendam terhadap si penembak yang kini tengah terkapar tak sadarkan diri di kakinya. Namun pria yang sudah menembak Katsuya dan menghajar Katsumata habis-habisan ini ternyata masih sanggup bangun dan menyembunyikan senjata api. Senjata yang ditodongkan ke arah Youmei, membuat Hizuru tak beroikir panjang untuk berlari dan menghalangi Youmei dari tembakan.

Tembakan yang akhirnya diterima Hizuru di torso-nya, membuat pemuda tersebut tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Di sini, terlihat sekali betapa Youmei peduli terhadap Hizuru. Panik yang sejadi jadinya mengantarkan Youmei menjadi emosional ketika jalan yang harus dilalui olehnya ke rumah sakit terhalang oleh sebuha kecelakaan truk. Dalam ketidak berdayaannya, Youmei ingin Hizuru hidup.

Hizuru yang dengan bahagianya bisa mati demi Youmei, memiliki harapan baru ketika Youmei mengabulkan ‘harapan terakhirnya’ yakni ia meminta Youmei menciumnya. Namun untuk Youmei, ini bukan harapan terakhir Hizuru karena Hizuru harus hidup.

Singkat cerita, karena bantuan seorang kawan. Sebut saja Hitomi–Hizuru berhasil diselamatkan.

Dipikir, setelah ini hubungan Hizuru-Youmei akan mulus dan lovey dovey. TERNYATA ENGGAK. SALAH BESAR. Malah insecurities yang semakin tumbih di hati Hizuru seiring berjalannya cerita, makin bikin gue yang baca kekejetan. Hizuru yang terlanjur menaruh harap, pupus harapan ketika Youmei yang mengajaknya liburan ke onsen mengajak turut serta Touko–sang kakak ipar, dan Umi–keponakannya.

b4i5lfzciaa23uk

Dan kembali lagi kepada penyadaran Hizuru mengenai statusnya yang tak lebih dari seorang bawahan yang tak boleh mengharap lebih dari sekedar hidup. Namun ditengah-tengah menyerahnya Hizuru terhadap perasaannya, Youmei hadir menawarkan imbalan yang merupakan janjinya terhadap Hizuru jika pria tersebut berhasil selamat dan hidup.

Di sini gue gregetan dengan keduanya. Baik Youmei yang tidak bisa lugas menyatakan perasaanya terhadap Hizuru, dan Hizuru yang terus menarik ulur perasaannya sendiri. Sejujurnya sih, kesal ya dengan Youmei yang sudah tau Hizuru menyimpan perasaan, namun hanya dibilang sebatas ‘anjing’ namun tetap diperlakukan selayaknya kekasih hati. Mirip kayak orang bilang ngakunya temen, tapi maennya elus-elus kepala. Kan anjing…………….

Namun di sini lah seninya mencintai ala Youmei-Hizuru. Drama dan Konflik hubungan mereka tidak mendasar hanya sebatas perasaan saja. Sifat Youmei yang misterius juga menambah bumbu keresahan Hizuru yang jadi santapan aci hubungan mereka. Dengan misteriusnya Youmei, kita tidak tahu apa yang pria tersebut pikirkan, dan dengan gundahnya Hizuru terhadap perasaannya sendiri, menenggelamkan pembaca pada unrequited love yang bisa dialami siapapun. Terlepas Youmei yang memiliki kelakuan mirip babi air, saya suka sifat superior mendominasi yang digunakannya untuk melindungi Hizuru.

Terlepas dari OTP, cerita dan konflik akhirnya berujung pada satu benang merah yang saling berkaitan. Khas Shimizu Yuki, yang mana menciptakan banyak cabang yang memiliki satu batang cerita yang akhirnya menjadi pondasi si cerita tersebut dengan karakter-karakter yang saling berkesinambungan.

Rating: ★★★★

current song: Nino Rota – La Strada
current mood: pegalll
location: Home desu!

-Ijou!!-