Minna-san, konbanwa.

Tadi pagi, tumben sekali saya bangun pagi-pagi. Padahal ngga ada jadwal buang sampah. Tidur lagi sih pengennya, tapi nanggung karena jam 9 nanti jam mata kuliah pertama hari ini. Sebenernya ngga mau milih matkul pagi-pagi buta, cuma sks saya kepalang minim dan bikin orang-orang KLN melotot karena mencium motif-motif anak ini malas kuliah.

th_084_
“Iyalah, secara gue dateng buat maen”
//plak

Maka itu, terpaksa saya ambil, meski kata gakka-cho mata kuliah ini kepalang enteng buat saya yang sudah 3 kali gagal lulus ujian bahasa Jepang. Yah, namanya juga butuh pak.

Daripada saya tidur lagi, apalagi hari pertama itu isinya orientasi mata kuliah yang sayang dilewati, makanya saya pun akhirnya memutuskan untuk online. Online pun teu puguh, malah bikin galau yang ada, karena saya harus segera mempersiapkan itenerary perjalanan selanjutnya, namun masih malas dan lemes karena belum sarapan.

Akhirnya saya browsing teu puguh.

Semingguan ini, tumblr, tab google chrome, dan header hampir setiap SNS saya adalah seorang pria kelahiran Kurashiki, Okayama 22 tahun lalu;

TANAKA KEIJI

B_Lx5JHU8AAO66X

Continue reading