Minna-san, konnichiwa.

Di hari yang cerah dan sakura bermekaran ini, saya ngga kemana-mana. Dan malah ngemil sambil nonton pertandingan figure skating sambil ngeguntingin ujung-ujung rambut yang bercabang. Maklum, ga punya duit buat ke salon. Pada postingan kali ini saya berniat curhat mengenai pertandingan yang baru saja saya tonton sambil sarapan, dilanjut mandi, lalu ngemil.

Sambil jejeritan seorang diri, inilah beberapa cerita (dan usaha ngecengnya) selama menonton pertandingan figure skating dunia dari web-nya Fuji Terebi.

helsinki2017_fb_meta_img_1200x630_2
2017 WORLD FIGURE SKATING CHAMPIONSHIP HELSINKI

Membaca postingan teman yang menunjukkan tokuten Yuzu dan Shoma, saya langsung mencelat ke wikipeda guna memastikan point apakah yang barusan saya lihat. Dan ternyata telah terjadi pertandingan Figure Skating tingkat dunia di Helsinki untuk tahun 2017 ini pada tanggal 3/29 – 4/2.

Saya ngga akan mereview keseluruhan dan short program. Karena nonton short programnya pas baru bangun, makanya ribet sarapan sama nyisir rambut

047
Tyas, 20 sekian, nonton World Figure Skating Championship tayangan ulang aja nyisir dulu.

Short Program saya langsung nonton bagian Hanyu tanpa menonton Tanaka Keiji-san, dan Misha Ge seperti biasanya. Saya mulai menyukai Misha yang mewakili Uzbekistan ini saat nonton pertandingan 4 Continents kemarin. Saya jatuh cinta dengan Free Program yang ia bawakan merupakan komposisi lagu dari The Nutcracker. Meski keliatan unyu, Misha sebenarnya 3 tahun di atas saya, yang menjadikan 3 tahun lebih tua dari Yuzu juga.

asianwintergames2017day95-7qnzc62_jl

Pada pertandingan pertama, atau short program, Yuzu membawakan komposisi lagu milik Prince yang berjudul ‘Let’s Go Crazy‘ . Sejujurnya, saya kurang suka SP-nya Yuzu. Bukan, bukan karena habis quad kakinya melintir lalu bikin foul landing. Tapi saya ngga suka kostumnya. Entah kenapa, skater, kalo pake celana berwarna terang bukan hitam, APALAGI UNGU kayak kostumnya Yuzu, bikin ngga enak dipandang. Kurang….. apa ya. Entahlah. Kayaknya, dari seluruh kostum Yuzu saya paling ngga suka yang season kali ini berwarna ungu. Titik. Saya suka warna ungu, tapi tidak dengan kostumnya Yuzu kali ini. Lagunya enak, saya pribadi mendengarkan lagu ini.

cygyshruqaejygb
Pada penampilan SP kali ini, entah kenapa saya merasa Yuzu lebih gegerebegan dari biasanya. Kayak buru-buru gitu. Banyak loncatan yang cuma sekali dan gitu aja ngga dikelarin.

Kita beralih ke Uno Shoma-kun, yang tampil setelah Yuzu. Si adek yang berbeda 3 tahun di bawah saya ini, bikin saya ngga bisa naksir. Karena muda-nya kebangetan. Tapi meski begitu, saya selalu menantikan setiap penampilannya yang biasanya pasti setelah Yuzu. Kostumnya kali ini bikin saya jatuh cinta. Saya suka warna dan desainnya. Terlebih, si Adek kelahiran Nagoya ini MEMAKAI CELANA HITAM. Duh, senangnya bukan kepalang.

asianwintergames2017day7y9je2hsmhdix

Saya berharap jika suatu hari nanti Yuzu bisa tampil memakai kostum kemeja ala-ala daripada kostum ungunya itu. Aamin. Kayaknya sih bakal lebih ganteng, apalagi, kalo kostumnya kemeja putih, celana hitam, dan dasi yang ngga terpasang gitu. Mirip kostumnya Keiji-kun beberapa waktu lalu.

Kenapa manggilnya Keiji-kun??

Awalnya saya manggil Keiji-san. Karena saya pikir beliau satu tahun di atas saya. Selain itu, sosok Keiji yang terlihat Onii-san Humoris tipe saya sekali, saya berpikir kalau Keiji ini lahir lebih dulu dari saya. Sampai akhirnya saya buka wiki-nya, ternyata pria kelahiran Okayama ini lahir 2 bulan setelah saya. SETELAH saya.

023
“Skater pada bocah-bocah amat ya?”

Harapan punya kecengan skater pun pupus seketika mengetahui 3 atlet Nasional Figure Skating Jepang ini, semuanya LEBIH MUDA dari saya.

o0960060913901334276

kiddy
“Ga jadi ngeceng lah, udahan”

Dan Short Program pun berakhir di sini.

Masuk ke Free Program, saya menonton adek Keiji (mau bilang adek kayak males banget. Keiji tuh ngga imut, mukak nya Onii-san abis) di Free Program. Ngga komentar apapun selain, Keiji tuh ganteng banget. Sayangnya ngga masuk 10 besar dalam pertandingan kali ini. Anyway, saya banyak melihat foto-foto 3 skater Jepang ini. Saya suka sekali kalau mereka bertiga jalan dan bercanda bareng.

bcb46cdb7c76df9e597d70ebdadd41de

unyu bangets kaaan

Terlebih kebersamaan Keiji sama Shoma itu unyu bingitsss.

c2881afc33b573901e8b7fc913122ab3

Shoma bocah bangettt!!

Beres nonton Keiji menampilkan FP-nya, saya pun akhirnya menikmati Free Program-nya Misha yang menggunakan komposisi musik The Nutcracker. Beres dari mereka berdua, saya langsung skip untuk menonton penampilan Free Program Yuzu, yang berjudul Hope & Legacy. Saya lebih suka kostum Free Program Yuzu dari pada Short Programnya. Pada FP nya kali ini, saya merasa Yuzu lebih kalem, dan tenang tidak seperti SP nya kemarin. Dan saya selalu senang melihat support Brian Orser–sang pelatih terhadap Yuzu. Apa ya, warm gitu. Selalu menanti anak didiknya di pintu keluar-masuk rink. Emang semua pelatih gitu sih, tapi entah kenapa suka aja sama senyum pelatih ini kalau liat anak didiknya beres bertanding.

tumblr_ohxrumn86j1tszb8po3_r1_400
Kita lalu masuk ke Free Program si adek. Dibanding 4 Continents kemarin, di pertandingan kali ini Shoma terlihat lebih banyak tersenyum. Ngga jutek-jutek amat kayak waktu di Korea. Juteknya lucu, tapi kalo senyum lebih lucu. Gantian sama Yuzu, saya ngga suka lagu Free Program si adek. Teu puguh naon lagunya. Ngga suka aja si adek Free Program pake lagu kali ini.

cvcnnojueaawtox

Endingnya, Yuzu berada di posisi juara pertama, dengan Shoma di posisi runner-up dan
Keiji di posisi 19.

c5368413dc39d81e79496c51404b8ed2

Congratulations kalian!! Yuzu dan Shoma, itu sedari saya tonton kemarin di Four Continents, selalu naik podium bareng, dan pasti selalu mesra. Bercandaan kakak-adek mereka unyu banget. Berharap next time liat bercandaannya Keiji-Shoma. Kayaknya unyu ugha.

cxo8-8wuoaejd1z

Otsukaresama!!

c0491408b2c88dfa57bd60379d39778a

current song: backnumber – Kimi no Koibito ni Nattara
current mood: mau masak tapi males
location: Dai 2 Shimizu Sou

-ijou!!-