Others Recommendations: Part 1 | Part 3 | Part 4 | Part 5

Minna-san konnichiwa!
Kembali lagi dengan saya Aiko!

Hm,… H-10 lebaran ya, minna-san dou desu ka? Saya masih di sini berkutat dengan ketikan dan teteq-bengeq nya yang bikin saya membalikkan jam tidur, dari malam menjadi subuh. Sangat NG. Not good. Tapi yah, bagaimana lagi, mumpung libur panjang, dan… ya gitu. //apasik.

Okei! Sesuai dengan janji saya, saya akan membuat kelanjutan dari rekomendasi-rekomendasi lagu yang akhir-akhir ini tengah saya rajin dengarkan, dan cocok untuk di rekomendasikan kepada teman-teman pembaca semuanya. So, let’s check it out!

WARNING. MENGANDUNG UNSUR CURHAT.

10. Waterloo – ABBA

0731454995122

Lagu yang rilis pada tahun 1974 ini, tengah saya dengarkan sebanyak 29 kali semenjak penambahannya ke player saya 5 hari yang lalu. Kalo temen-temen pembaca rajin menstalk saya lewat blog ini (siapa lu??) pasti tau ini lagu berasal dari mana?? Yup, dari film The Martian, yang saya tonton 3 kali berturut-turut tanpa merasa bosen dan puas karena endingnya nggak se*gay*suai yang tertulis di buku, bikin anak ini nonton film yang diangkat dari buku karya Andy Weir tersebut secara berulang-ulang.

Saya tidak terlalu memahami maksud isi dari lagu ini, karena memang pure menikmari irama dan ritme dalam lagu yang bergenre pop music ini. Secara keseluruhan, saya senang memutar lagu ini untuk mengawali hari. Iramanya up-beat dan enak untuk diajak berdendang. Trims, Commander Lewis for the recommendation!

09. Sha la la la – Vengaboyz

vengaboys002

Kalau menarik sejarah kenapa saya merekomendasikan lagu ini, sebenernya agak konyol sih. Jadi, pagi itu saya yang terhitung telat ngampus, malas jalan dan memilih naik odong-odong yang disediakan oleh pihak kampus untuk bermobilisasi. Kebetulan pagi itu cerah sekalih, dan menolak saya untuk berhati kelabu karena OTP minor *tuhkan curhat*. Nah, entah sejak kapan odong-odong kampus memiliki speaker pengeras suara, yang jelas si abang memutar lagu ini dan sukses bikin lagu ini ngga bisa lepas dari kepala selama seharian penuh hari itu.

Nah, sebenernya latar belakang merekomendasikan lagu ini dipengaruhi film The Martian yang saya tonton. Ngebayangin kalau salah satu lagu yang diputar dalam film tersebut adalah lagu ini, dan saya yakin karakter Watney di sini tidak akan menyukainya. Hahahah. Udah ah. Dengan genre eurodance-nya, lagu ini pas sekali untuk diputar sebagai penyemangat dan untuk ngegeol sedikit kal0-kalo badan kaku akibat kebanyakan ngetik di depan komputer. *kalo gue sih laptop* *curhat lagi*

08. Hedatari – Mr.Children

20160107002417

Lagu ini saya dengarkan setelah….. saya bingung mau dengerin lagu Misuchiru yang mana lagi. Setelah nyoba-nyoba ngeplay Hedatari, saya merasa lagu ini enak juga untuk didengar. Irama musiknya yang melantun slow, dan saya rasa musik ini pas untuk diputar saat di tengah perjalanan. Jangan tanya maksud isi lagu ini apa, saya lumayan lama tidak memutar terjemahan otomatis dalam kepala, dan lirik-lirik lagu Misuchiru memang kadang tidak terbaca secara harafiah. Gitu //alesan. Tapi saya tetap merekomendasikan lagu ini, karena iramanya pure enak untuk didengar.

07. Ai – Hata Motohiro

61WBl7A-78L._SL1050_

Siapa yang suka mendengar akustik gitar? Saya. //plak
Ai, dibuka oleh dentingan gitar yang syahdu oleh sang penyanyi–Mas Hata. Disamping Himawari no Yakusoku, saya merasa suara Mas Hata lebih seksi di sini, karena nada-nya banyak mengambil nafas panjang, dan bikin suara seraknya cukup terdengar.

Selain itu, lagu ini menceritakan seseorang yang tidak mempercayai cinta sebelum ia bertemu dengan orang yang disukainya dalam lagu ini. Nadanya cukup romantis untuk didengar sambil duduk dalam perjalanan. Membuat kita bertanya ‘apa yang membuat kita mempercayai adanya cinta meski itu adalah hal yang tak terlihat?’

06. Nagareboshi – MISIA

t2SSML

Satu lagi lagu dari MISIA, setelah saya pertama kali mendengarnya saat selesai menonton dorama S: Saigo no Keikan, dengan ending yang berjudul ‘Boku wa Pegasus Kimi wa Polaris‘. Dan saya mendengar lagu ini setelah menonton filmnya; S : Saigo no Keikan : Recovery of Our Future.

Lagu ini dibuka dengan denting piano yang merdu, ditambah dengan suara sang penyanyi yang… jangan tanya lah ya, MISIA itu suaranya baguuusss. Keseluruhan lagu ini, diiramai oleh instrumen yang terdengar sederhana, dan kebanyakan alunan denting piano. Bertempo slow, lagu ini mengkombinasikan suara rendah dan tinggi, dan buat saya feels like in orchestra.

05. TIME – Hirai Ken

wAheFBQ

Siapa yang kangen suara penyanyi berwajah non-Jepang ini, meski beliau mengaku 100% keturunan Jepang? Yup. Hirai Ken, dalam single terbarunya yang berjudul Plus One/TIME ini, menyajikan 2 single terbarunya dalam versi Limited Edition. Plus One menyajikan irama pop bertempo-up, sementara TIME memiliki irama yang lebih sendu dan bertempo slow. Liriknya pun lumayan romantis untuk didengar.

04. Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley

elvis-presley-cant-help-falling-in-love-rca-4

HA. HA. HA. Kayaknya lagu ini lagi fenomenal ya, didengarkan akhir-akhir ini setelah boomingnya filma The Conjuring 2. Tapi memang bener adanya lagu ini enak untuk didengar, liriknya juga terhitung tidak ribet untuk diikuti dengan ritme romantis, yang… baru mulai didenger aja udah bikin senyum-senyum sendiri.

03. I LOVE YOU – Kobukuro

kobukuro_all_covers_best_ipod

Selalu ada rekomendasi untuk di’osusume‘kan dari Kobukuro. Akhir-akhir ini saya sedang getol mendengarkan lagu yang diambil dari album ALL COVER BEST mereka yang rilis pada tahun 2010. Seperti biasa, khas dari Kobukuro adalah denting gitar akustik yang mengiringi setiap lagu mereka.

Dalam lagu I LOVE YOU ini, saya mendapati kesederhanaan sebuah lagu yang banyak bercerita dan memberikan feelings melalui lirik lagunya. I LOVE YOU sendiri menceritakan sebuah kesedihan dalam cinta yang tidak bisa diungkapkan. Mungkin sudah terpisah.

02. Otsuki-sama ga Miteru – DAIZO

unnamed.jpg

Ini dia lagu yang waktu itu saya ngebet sekali mendengarkannya. Otsuki-sama ga Miteru, diambil dari single Blue Bird, lagu ini menjadi ending theme dari film ‘Shinjuku Kabuki-cho Hoikuen’. Dibawakan oleh DAIZO Mori, lagu ini menggambarkan sebuah akhir dari hari yang panjang. Pas banget didengar menjelang tidur, dengan irama yang lembut dan slow.

01. Kabin no Hana – Ishizaki Huwie

kabintujo

Tau gak sih, kalo anak ini penggemar lagu-lagu romantis sedih berirama slow? Nomer satu ini adalah jawabannya. Lagu yang menjadi judul single-nya ini baru dirilis Mei 2016 ini, berirama begitu slow dengan lirik yang kata anak ini mah ‘perih’. Semacam mencari belahan jiwa yang telah memberikannya sebuah makna dalam hidup yang diibaratkan dengan vas bunga.

Others Recommendations: Part 1 | Part 3 | Part 4 | Part 5

current song: Hirai Ken – TIME
current mood: ngga mood
location: Home desu!

-Ijou!-