2016-06-23 00.43.
Minna-san, konbanwa.

Aiko de gozaimasu. Saya tambah gendut //plak

Bulan puasa sudah menghabiskan setengahnya. Hari keberapa sekarang? Ngga ngitung. Saya sibuk sama… tulisan terbaru saya. Ciyeee. Terbaru dalam bahasa Inggris. Doakan bukan omdo yaa,… karena akhir-akhir ini saya harus banyak menelan bacaan dan film yang berbahasa Inggris demi tulisan yang satu itu. Fhew.

Ada yang tahu kabar saya sekarang ini gimana? (siapa elo?) yup, masih belum sembuh dari yang namanya film Marvel; Captain America : Civil War. Belum Move on dari abang Barnes, iya. Apalagi dari yang namanya Sebastian Stan. Bangeeettt.

Barusan saya mikir, kalau temen-temen saya di Path banyak yang header atau cover foto nya itu foto keluarga dan ada beberapa yang sudah pakai foto wisuda (hiks), sementara foto cover path saya masih begini:

Screenshot_2016-06-22-22-15-33

Udah tau kan anak ini belum move on dari film Civil War? Liat aja Tumblr-nya. //shamelesspromotion//

17f0f3b0“Ngga tau kenapa, tapi habis nonton film itu kayak tiba-tiba ngga bisa move on. That’s the gayest film I’ve ever watch in cinema,” //lebay

Nah, ada satu fakta lagi nih, kalau ternyata Aiko ini selalu jatuh cinta sama villain. Apalagi film Marvel. Kecuali Ultron ye. Inget waktu anak ini nonton Thor : The Dark World? Dia suka sama siapa? Loki. Inget film Captain America : The First Avenger ? Tau Hugo Weaving? Iyah Lord Elrond. Beliau berperan sebagai Red Skull dan anak ini sukak sama bapak-bapak 56 tahun itu. Bukan Red Skull nya sih. Hmm… apalagi ya? Tau Captain America : The Winter Soldier? Anak ini kesengsem sama siapa?

63d4808b“JANGAN TANYAK!!”

Nah, pada Civil War kali ini pun, ini anak suka sama villain yang ternyata ngga berperan banyak namun berperan besar dalam penghancuran tim Avenger pada film Marvel kali ini yang rilis pas H-2 ujian prasidangnya. Siapa dia?

3eb4e7b3“Emang si kampret bukannya belajar buat sidang,”

Adalah sang pemeran Helmut Zemo; Daniel Brühl. Sejujurnya baru sadar setelah beberapa meme yang beredar di internet. Hahahahahaaaa ngga sebanyak Valak-nya Conjuring 2 sih. Jadi ceritanya gini. Gini, gini:

Jadi, kemarin Aiko baru selesai menonton ‘Holding the Man‘-nya Neil Armfield yang diangkat dari Classic Memoir-nya Timothy Conigrave. Tonton deh itu bagus. Reviewnya baru keluar bulan depan yak, karena ini masih bulan puasa. wkwkwk. Nah, kebetulan, hari itu tanggal 16 Juni pas saya nyari-nyari info Holding The Man di IMDB, dan ternyata situs tersebut menayangkan selebritis dan para aktor/aktris yang tengah ber-ulang tahun pada hari ini. Kebetulan sekali, list teratas adalah Daniel Brühl.

th_100_Yeay! Happy 38 years old, handsome!
Slightly older than our beloved Christopher Robert Evans.

Nah, kebetulan masih di IMDB, Aiko pun iseng menelusuri filmography laki-laki kelahiran Barcelona, Spanyol ini. Espana baby. Tapi dia aktor Jerman kok. Salah dua listnya adalah beliau pernah main di Bourne Ultimatum, which is pernah donk ketemu sama our lovely Matt Damon yang kemaren saya bahas di review The Martian, dan berperan sebagai aktor pendukung pada film-nya Chris Hemsworth yang berjudul ‘RUSH‘. Dan salah satu filmnya yang cukup terkenal adalah Inglourious Basterds pada tahun 2009. Tahun yang sama dengan film yang akan saya review ini; The Countess.

countess_ver2_xlg

Kenapa saya mereview film ini?

Satu. Karena ada Daniel Brühl-nya. Dua, karena ini adalah drama teater pertama saya saat masih ichinensei di kampus, dan saya tertarik sekalih untuk menonton film yang telah menjadi latar belakang cerita drama teater yang dimana saya berperan pembantu. Literally pembantu.

IMG_20160417_105431

foto teater Elizabeth Bathory kami di tahun 2013 :’) ada satu lagi tapi ilang

Mari kita bahas sinopsisnya dulu.

Berkisah tentang sang wanita pembunuh massal dari Hungaria, Countess Erzsébet Báthory. Film ini menceritakan awal kisah hidup wanita tersebut hingga akhir hayatnya. Dalam film ini diceritakan, Erzsébet (Julie Delpy) telah dijanjikan sebagai istri untuk Ferenc Nadasdy sedari ia baru lahir. Erzsébet dinikahi oleh Ferenc saat beliau berusia 15 tahun, dan memiliki 5 orang anak. Sepulangnya Ferenc dari medan perang, beliau sakit lalu meninggal dunia. Meninggalkan Erzsébet sebagai janda diusianya yang 39 tahun.

Setelah kepergian Ferenc, Erzsébet pun bertemu dengan György Thurzó (William Hurt) yang menawarkan diri sebagai suami Erzsébet setelah kepergian Ferenc. Erzsébet tidak begitu menyukai sosok György pun menolaknya. Seperginya György, Erzsébet bertemu dengan István (Daniel Brühl) yang ternyata adalah putra György. István dalam sekejap mengambil hati sang Countess lalu mereka saling jatuh cinta. István yang sudah dijodohkan dengan wanita lain, menolak untuk meninggalkan Erzsébet. Namun Erzsébet harus menemui anak-anaknya yang ia tinggalkan di Vienna. Untuk sementara, mereka harus terpisah dengan surat sebagai penghubung komunikasi yang dikirimkan dari István.

István akhrinya memutuskan untuk tinggal bersama Erzsébet. Namun sang ayah; György tidak menyetujuinya, dan menyekap István sampai akhinya ia mau menikahi wanita pilihan sang Ayah meski dengan terpaksa. Erzsébet yang termakan ucapan Darvullia–penyihir yang tinggal di kastilnya; bahwa István akan meninggalkannya demi wanita lainnya yang lebih muda. Sang Countess berfikir kalau ia tidak lagi cantik di usianya yang berkepala empat.

Hingga pada suatu hari, seorang pelayan yang tengah menyisir rambut Erzsébet, tidak sengaja menarik rambut sang Countess, yang menyebabkannya murka, dan memukuli pelayan tersebut tanpa ampun hingga darahnya mengenai wajah Erzsébet.

4fd9f2d3“Itu peran gue. Ditabokin selama 3 bulan latihan,”

Erzsébet menyadari wajahnya menjadi lebih muda setelah terciprat darah pelayannya tersebut yang masih perawan. Sehingga dari situ, ia memerintahkan pelayan-pelayannya untuk menculik gadis-gadis perawan untuk diambil darahnya. Mayat-mayat mereka yang tidak dikubur, menimbulkan kecurigaan para warga sekitar kastil terhadap Bathory. Ketika para gadis bangsawan mulai banyak yang diculik, György ditunjuk untuk mengawasi kasus tersebut. Ia mengirimkan István dan Krajevo untuk pergi ke kastil sang Countess.

048“Di sini István sudah duda cuy. Kiiiiwww~ Sini a sama neng,”

Akhirnya István kembali bertemu dengan Erzsébet setelah 5 tahun terpisah dan memberikan penjelasan mengapa ia meninggalkannya tanpa kabar. Krajevo mengingatkannya untuk kembali pada kasus yang akan mereka tangani. Dan semua terungkap. Semua pelayan Erzsébet dihukum mati dan Erzsébet sendiri akhirnya ditahan pada kastilnya hingga kemudian meninggal karena bunuh diri.

th_083_v2Fheew. Segini aja capek, gimana sinopsis skripsih ya? //ups

Film ini ditulis dan disutradarai sendiri oleh sang pemeran Erzsébet; Julie Delpy. Dan lucunya, ketiga peran utama yang nampang di poster tersebut, pernah bermain dalam marvel cinematic universe. Tau lah William Hurt, yang berperan sebagai Secretary Thunderbolt Ross pada Civil War, sedang Julie Delpy sendiri mendapat peran sebagai Madame B–pelatih Black Widow di Red Room pada film Age of Ultron.

Dan saya suka sekalih pembawaan Daniel di sini. Uuuww romantis bingidh. Meski menurut saya István tidak terlalu gentelman; gak berani kabur dan menentang ayahnya–namun ia di sini seperti apa yang digambarkan Erzsébet; pure and innocent. Jugaaaa senyumnya itu seduktif syekalih.

sillyp1“Adek meleleh bang~ kayak ingus~”

Entah kenapa saya waku-waku sekali, dengan film ini. Menyingkirkan fakta kalau ada gap usia 20 tahun antara Erzsébet dan István, tapi chemistry alias hubungan kimia mereka dapet syekaliii. Sutradaranya tau aja kalau Abang Daniel ganteng~ //apasik

Overall, movie ini worth to watch bagi temen-temen yang suka historical. Tapi bagi yang takut darah seperti saya, sebagian adegan sangat tidak aman. Ohya, menurut saya pribadi, film ini sedikit 20 tahun ke atas. Hm, 17tahun bisa sih, tapi ngga rela gitu ngeliat yang lebih muda dari saya nonton film ini //plak

Jalan ceritanya rumit, kesannya dark, affairnya ganas banget dari satu menclok ke yang lainnya cepet, pokoknya ini film untuk dewasa. Hm, apalagi ya… segitu dulu deh.

Rating 3☆☆☆!!

current song: ABBA – Waterloo
current mood: ngantuk
location: Home desu!

-Ijou!-