Minna-san, konnichiwa.
Kembali lagi dengan saya Aiko.

Alhamdulillah berkat doa dan dukungan minna-san, saya akhirnya bisa mengambil prasidang di bulan ke-4 tahun 2016 ini. Doakan yaaa 😀 Sebenarnya agak kinchou… ngga, kinchou banget. Tapi nantoka suru, nantoka dekiru << *catch phrase yang sering digunakan akhir-akhir ini*

Yup! Mau bahas apa kita kali iniiii??
Ada yang tahu judul di atas??

Yak, judul di atas adalah sebuah judul manga yang hendak saya rekomendasikan beserta authornya. Manga apa? Tahu kan saya seorang fujo? ufufufufufufu ya manga yaoi lah //plak.

Dengan judul ‘Tenshi no Uta‘ yosh, inilah review saya! Ikimashou!

tnu12

Sebuah karya Nishida Higashi, yang salah satu karyanya saya bahas beberapa waktu lalu di sini.

Saya sangat merekomendasikan sekali karya Higashi Nishida-san, semenjak pertama kali baca ‘Kimi ga Boku no Subete‘. Setelahnya saya membaca ‘Subarashii Shitsuren‘, ‘Negai wo Kanaetamae‘, dan yang terkahir baru saja saya selesai baca sore ini adalah ‘Tenshi no Uta‘.

nhm12

Manga ‘Tenshi no Uta‘ ini lebih saya rekomendasikan ketimbang ‘Negai wo Kanaetamae‘ dan ‘Subarashii Shitsuren‘. Meski dengan cerita yang kompleks, alur yang tak terbaca dan karakter yang jarang ada pada komik yaoi, manga ini pun mampu mengeluarkan bermacam-macam perasaan saya ketika membacanya.

Berkisah mengenai seorang dokter keturunan Jepang di Perancis (kalo ngga salah) bernama Michael (dengan nama asli Mihail) yang bertemu dengan Alex, seorang putra dari pianist terkenal; Christopher Adler. Michael yang tak sengaja menabrak Alex pun menyelamatkan bocah tersebut, tanpa terluka Alex pun kembali kepada orang tuanya.

Tahun-tahun berlalu, Michael yang ditinggal oleh sang istri dan putra semata wayangnya ini pun, menutup klinik pribadinya dan pindah bekerja pada sebuah Rumah Sakit Universitas. Pada suatu malam sekembalinya Michael bekerja, ia mendapati Alex yang kini sudah dewasa, berada pada sebuah distrik gay. Menceramahi perbuatan bocah yang dulu diselamatkannya ini, Michael menyalahkan Adler atas perbuatannya sehingga menjadikan Alex–anak di bawah umur yang berada pada tempat seperti itu.

Berniat mengunjungi sang pianist yang kini sudah menjadi konduktor terkenal, Michael pun memasuki backstage tempat dimana Christopher akan menggelar pertunjukkannya. Namun apa yang dilihatnya adalah Christ bercumbu dengan pria lain sepeninggal sang istri.

>>> Yang saya suka dari mangaka Nishida Higashi-san ini adalah gaya penceritaannya yang tak terduga. Pada awalnya kita akan diajak pada sebuah kesalah-sangkaan. Seperti pada ‘Kimi ga Boku no Subete‘ saya takkan mengira kalau itu adalah manga yaoi. Pembaca dipaksa berpikir mengenai alur selanjutnya yang ternyata jauh berbeda.

Dan pembuatan karakternya pun tidak seperti manga yaoi yang kebanyakan saya baca. Ada ke-khasan Nishida Higashi di sini, dan point plusnya, karakter tersebut kuat. Dan salah satu bocoran adalah, pada setiap ceritanya, dimana salah satu menyatakan perasaan, maka perasaan tersebut tidak segera dikembangkan dan menjadi lebih berwarna. Pembaca malah disuguhkan sebuah patah hati penolakan di tengah cerita, yang membuat pembaca penasaran akan ending nya, dan greget dengan chemistry kedua tokoh utama dalam ceritanya.

High recommended sekali untuk manga yang terdiri dari dua volume ini.

★★★★★―5つ!

current song: Hitotsu yari Nokoshita Koto
current mood: fuan.
location: Kostan.

-Ijou-