Archive for January, 2016


Recommended Yaoi Manga 2

other recommendations:
Recommended Yaoi Manga 1 | Recommended Yaoi Manga 3 | Recommended Yaoi Manga 4 | Recommended Yaoi Manga 5Recommended Yaoi Manga 6 | Recommended Yaoi Manga 7 | Recommended Yaoi Manga 8

PicMonkey Collage
Minna-san! Holla! Back with me Aiko.
Sebenarnya tulisan ini sudah dibuat draft jauh sebelum dua minggu lalu. Tapi, karena terpotong leyeh-leyehnya ini anak, jadi ja baru publish sekarang. Heu.

Sudah baca rekomendasi manga dari saya beberapa waktu lalu donk? Nah, sekarang dilanjut dengan sesi kedua, Aiko akan merekomendasikan 10 manga Yaoi terbaik yang Aiko baca dalam kurun terakhir publish sampe postingan yang sekarang //plak. Sebenernya udah di-bookmark-in semuanya di tab, tapi karena satu dua urusan, aku dan mamak pun tukeran gadget dan bookmarknya ilang. Jadi, tinggal bergantung pada draft yang menggantung ini. Next kalau ada yang bagus lagi, pasti saya akan rekomendasikan kok.

Okei! Ini dia 10 judul Manga terbaik versi Aiko!

Continue reading

Bali. 4 tahun yang lalu.

2012-06-06 12.44.21

Mengiyat. Jarang banget pengunjung, pantainya bagus.

 

Sebenernya saya mempunyai tanggung jawab untuk memposting perjalanan saya kemarin ke Bali selama 4 hari. Tapi, yang namanya Aiko ngga mungkin rasanya kalau langsung ngerjain gitu aja. Yang namanya males-malesan sama nonton drama turki itu yang diduluin. *gue nonton drama turki karena ikut nyokap yak*

Jadii, ceritanya, minggu kemarin saya nekad sendirian ke Bali naik kereta *sampek ikut nyelem ke dasar selat bali* dengan modal dengkul. Hahah ngga pe’a, di balik itu semua gue harus bercucur keringat, air-mata sampe yang namanya sabar banget tiap hari ditinggal Damri, walau Damri yang butuh gue bukan sebaliknya //digiles demi mengumpulkan rupiah demi rupiah. Awalnya ngga kepikiran ke Bali, karena yang namanya liburan semester, ini anak sukaknya di rumah. Leyeh-leyeh tiduran pakek kipas angin yang pol sambil ngenet karena wifi rumah kuenceng banget.

Continue reading

Fujoshi

Holla Minna-san, konbanwa!
Kembali lagi dengan saya Aiko.

Hmm, sebenernya hari ini mau ngerekap perjalanan saya ke Bali, tapi mualesnya banget-banget.
Di samping itu juga saya harus mengerjakan rekomendasi komik yaoi saya bagian kedua. Tapi tetep, hobinya luluran sambil nonton film Jepang.

Oh ya, saya baru aja nonton ‘Honto ni Atta Kowai Hanashi 2015‘ loh. Gara-gara Takuming main gitu //plak.
Maap OOT, ntar yaa saya bahas di lain post mengenai bences satu itu. Dia udah mulai ganteng tjyin. Tintus.

OKEH! BALIK!

Continue reading

Beautiful Slow Life SP (2015)

Minna-san! Konbanwa!
Kembali lagi dengan saya Aiko.
Duh sebenernya kerjaan ngereview perjalanan kemarin masih numpuk, tapi tangan gatel mau nulis review FTV satu ini.

Yup! Film Television, atau sebuah cerita sekali tayang di televisi. Tumben banget kan gue nonton FTV //plak

Jadi, selalu ada cerita untuk dimulai…

Continue reading

Review: A Summer Day, Your Voice (2015)

Holla minna-san!
Konnichiwa!

Sebenernya saya mau tidur, tapi ya gitu deh~ ada yang bikin deg-degan… ( ///w/// )
iya, mamaq saya //plak

Jadi, tadi tuh mau ke toilet, karena udah jam segini, lampu ke toilet padam semua. Kebetulan mamaq juga lagi di toilet *kedengeran kok* terus ternyata, pas saya belok ke toilet, ketemulah sesosok rambut pendek mirip Hanako–hantu toilet、dan ternyata itu mamak. Hampir saya menjerit, dan untung tidak. Secara ini jam 12 malam.

Okeh! selalu ada cerita untuk dimulai.

Continue reading

Journey to Bali -prolog-

Hello, everyone.
Well, I just came back from my 8 days trip to Bali. Alone. Yay!
Actually, this is my first time to write in English, so…
I’ve ever done it before, but for some story… old cheap story. So yeah.

Lovina Beach

Lovina Beach

*technically I write it after my 3rd boiled egg, 5th chip, and slice of cheesecake*
*so yeah, I am a lazy rat*

Before I get done to the ‘story’ part, and tip how should do this, and how to get that, let me tell you all behind the reason why I dare to take my journey alone, and away from home, out of my comfort zone. Just to let you know me better. I hope.

What’s the Reason?

Continue reading

2015 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 23.000 kali di 2015. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 9 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Our Prince Has Gone

Minna-san, konbanwa.

Tadinya sih berniat merekap beberapa judul manga yang akan saya rekomendasikan untuk dibaca di awal tahun ini. Tapi, saat melihat timeline beberapa menit lalu, diberitakan oleh BBC UK, kalau Alan Rickman meninggal pada usia 69 tahunnya akibat kanker yang dideritanya.

"you'll have to be live another 11 years more, sir," :")

“you’ll have to be live another 11 years more, sir,” :”)

Alan Rickman lahir pada tahun 1946, adalah salah satu aktor favorit saya. Tak dipungkiri kalau saya mulai menyukai beliau sedari film Harry Potter. Lupa yang keberapa. Dari situ saya mulai menonton film-film beliau lainnya seperti A Little Chaos, dan Love Actually.

Buat saya, Alan Rickman adalah sebuah inspirasi. Seseorang yang membuat saya jatuh cinta pada karakter fiksi Severus Snape dan Judge Turpin. Such gentleman for me. Dan litterally jatuh cinta pada sosoknya.

Terima kasih untuk semua persembahannya, terima kasih untuk menjadi profesor Snape yang begitu sempurna. Terima kasih untuk tawa dan airmata yang dipersembahkan karaktermu untuk kami. Thank you for being a part of my childhood.

Rest in magic, Our dearly Half-Blood Prince.
You will sorely missed.

Wands up, potterheads!

tumblr_o0y5x7VC4s1qdkpuzo1_400

-Ijou-

Review: Seven Days (2015)

Minna-san, konnichiwa!

Kembali lagi dengan saya Aiko!

Yak, masih bisa nulis karena konteksnya masih liburan. Dengan kata lain males-malesan di rumah.
Yah, meski liburan tapi di luar rumah, sama aja boong. Susah wifi, dan seret kuota.

Anyway, saya baru saja menonton The Hobbit secara marathon untuk ketiga kalinya dalam kurun waktu 2 minggu ini. Emang, ngga kapok si geblek ini. Walau udah 3 kali nonton, tetep aja ngehabisin tisu banyak sampe harus reload satu gulungan. Oke stop. Maap belum muv on.

Nah, tau donk judul di atas? Yak, itu jumlah hari dalam satu minggu //plak
Yang namanya Fujo pasti tau. Yup, judul di atas adalah nama sebuah film.

SEVEN DAYS (2015)

B5_omote-ura

mas dasinya ngga bener mas,… terus itu tangan siapa??

Dibintangi Hirose Tomoki dan Yamada James Takeshi.
Saya ngga terlalu me-record sejarah atau filmography-nya mereka //plak
Tapi saya baca manga-nya, makanya nonton.
Yang namanya Aiko, pasti mereview film-film Live Act Homo yang ditontonnya //dor
Maka, inilah review saya.

Monday → Thursday

Friday → Sunday

Sedari terakhir saya baca manga-nya sampai hari ini pertama kali menonton filmnya, berjarak cukup jauh. Sekitar satu semester lamanya. Jadi lupa-lupa inget. Muup yak. Nah, pas saya baca manga-nya pun ngga terlalu fokus, karena mungkin lagi mikirin yang lain, atau bacanya disela-sela ngerjain tugas kuliah, jadi ngga konsen //plak

Ati-ati spoiler.

Continue reading

1 Tahun Setelah Pengabdian

suasana rumah dan kenangan di dalamnya

suasana rumah dan kenangan di dalamnya

Minna-san, konbanwa!
Selamat Tahun Baru, dan selamat tanggal 6 Januari.

Kenapa tanggal 6 Januari?

Karena tepat satu tahun yang lalu, saya berangkat dari kampus Unpad, untuk mengabdi pada desa Parakanmanggu di Pangandaran. Selama sebulan pengabdian saya atas nama kampus, banyak cerita yang terjadi di dalamnya. Kenangan, juga pertemuan-pertemuan baru yang saya miliki di awal tahun 2015 kemarin. Menjadi yang berharga, yang patut saya kenang kembali.

Saya jadi ingat satu cerita saat saya berada di desa penghasil banyak kacang tanah dan manggis. Tapi bukan musimnya sih. Hohoho, jadi cuma kebagian kacang tanah aja. Hoho.

Hmm,… jadi gini.

Continue reading

%d bloggers like this: