Minna-san! Lama tak menyapa readerz sekalian.Malam ini, sudah dipastikan Aiko tengah berada di rumah tercintanya, dalam langka penyelenggaraan pulang kampung rutin tiap bulan. Selain untuk perbaikan gizi, anak kost ini juga suka kongkow-kongkow memenuhi event.

Kali ini, Aiko pulang ke rumah demi menuntaskan hasrat tertunda mengenai komik BL yang ingin sekali dibelinya bulan lalu.
Dan, terwujudlah hari ini! XD

Dimulai dari perjalanannya seorang diri, Aiko pun lancar jaya menapaki langkah ke salah satu mall di bilangan jakarta selatan tersebut. Jalan sendiri bak pegawai kantoran yang baru pulang kerja, Aiko pun langsung pergi ke toko buku pertama yang dimasukkannya ke dalam fanfic-nya (yang laknat dan terbit di jaman purba)

Begitu tiba di muka toko buku, Aiko langsung masuk dan ngadem sejenak guna melirik-lirik barang bagus yang tak mungkin terbeli. Dan pada satu sudut tarik pandangan, ditemukannyalah ini:

Code Geass : Lelouch of Rebellion Illustration Book

Code Geass : Lelouch of Rebellion Illustration Book

Dan ketika dibalik, harga yang terpampang adalah 400k.
Sempurna.

Jadi, akhir-akhir ini, Aiko kembali kerajingan Code Geass, setelah berhasil merampok satu season penuh R2 Code Geass dari teman kuliahnya.
Dan kembalilah terkenang episode lampau mengenai betapa gantengnya abang Lulu yang dengan paksa Aiko pairingkan dengan Rolo.

Karena Lulu-Roo is Love

Ngacirlah Aiko live! menuju shelf di mana manga-manga BL berjajar dengan manis.
Tak perlu waktu lama bagi Aiko untuk menemukan manga incarannya, karena bulan kemarin sudah studi lapangan.
Karena dirasa kurang seru, Aiko pun berkeliling ria sebelum menilik-nilik manga yang akan dibelinya.
Saat asyik studi lapangan, matanya tertumbuk pada satu rak buku yang dipinggiriannya dilapisi keju dan cokelat stiker kuning bertuliskan 70% off.

Namanya juga cewek, lihat yang persen-off pasti langsung konek, dan sekejap Aiko berharap semoga ada satu jilid manga BL terselip di antaranya.

“Semoga yang naroh di deretan tersebut, diberikan ampunan sebesar-besarnya” #eh

Namun, setelah hampir setangah jam berkutat denganderetan manga tersebut, manga BL yang diincarnya tidak ada alias nihil. Dan menyerah, Aiko pun kembali ke deretan manga BL. Beside, sang chichi sudah menelponnya untuk menjemput anak perempuan ke-empat dari golongan saudara laki-lakinya.

Dan tanpa aiko ingat, sebenarnya ada satu lagi manga dari mangaka yang sama di jajaran manga BL tersebut. Dan pada akhirnya, terjadi perdebatan batin dipojok shelf Manga BL.

“Kalo gue beli ini, lebih murah. Tapi nggak puas karena tipis. Kalo beli ini ceritanya sedih, harganya juga bikin nangis”

Jadilah Aiko komat-kamit sendirian di pojok manga BL, tanpa peduli petugas toko yang mulai merambah gagang telepon guna memanggil petugas rumah sakit jiwa.

Setelah perang batin yang begitu hebat #lebay, Aiko pun akhirnya membawa manga yang memang sudah menjadi incarannya sejak lama.

Soshite, Bokura wa Koi wo Suru

Like a Boss

Lalu pulanglah Aiko dan siambit dengan baik oleh si kacrut yang menggeliat lapar karena sebelum berangkat, Aiko dimintai tolong untuk membeli lauk bakal mengumpani anak kelas 1 smp ini.

Diliriknya ada sebongkah modem yang terbaring manis di atas meja komputernya.

A: “Si abang baru kesini de?”
K: “Iye, barusan. Ude balik lagi,”
A: “Ngapain?”
K: “Test tinta printer doank”

dan begitu saja berlalu.
Sampai akhirnya Aiko standby di depan kompu, dan menyadari ada sebuah kertas yang tak lagi polos melainkan telah tercetak.
Disaat yang bersamaan si adek lewat di belakangnya.

K: “Tadi si abang test print. Ternyata warna kuningnya jelek, dan itu gambar MAHO,”

Jadi, yang aiko pegang adalah gambar dari sampul doujin Kuroko no Basuke yang berpairingkan Kagami-Kuroko dan dengan jelas terpampang R18 di depannya.

WOHOOO… Hari ini EPIC sekali…. Sangat SUPER.

current song: Aqua Timez – Saigo Made
current mood: Kimochi warui
location: Home desu!

-Owari!-