Minnaaa~!! Akhirnya UTS berakhir dan saya dapat kado dari tuhan yang maha kuasa, sebuah film BL yang saya tunggu-tunggu! #plak! Yak! Aiko baru saja selesai menonton film yang dibintangi oleh Kawaai Ryunosuke yang berjudul sama dengan judul post diatas tersebut.

Mari kita tela’ah historicalnya…

Malam itu, Aiko rada-rada ogah mendownload part terakhir dalam split terakhir dari film BL yang sudah ditunggunya selama hampir setahun tersebut #lebay. Namun berkat rahmat dari Yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh semangat berkebangsaan yang tinggi, dan berkehidupan yang luhur serta demi mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara dan turut menjaga perdamaian dunia, selesailah download Aiko untuk split putaran terakhir dari film bertagline ~sampai ujung dunia~ tersebut.

Bahagianya Aiko gak ketulungan, karena dirinya sempat pesimis akan melanjutkan download esok hari.

Dan ditontonlah mas Kawaai Ryunosuke yang sudah rada berumur tersebut #plak! (terkadang saya ragu kalau beliau pernah memerankan seorang Wakashi Hiyoshi dalam musical, karena yang sy nilai, Hiyoshi itu muda dan cool. Tapi mas Kawaai…. #ditonjok)

Bercerita tentang seorang Sasaki Hirofumi (diperankan Uenobori Makoto) yang merupakan seorang pegawai, bertemu dengan Tamura Shinji (yang diperankan Mas Kawaai). Entah beda strata, ataupun jabatan, yang jelas mereka satu lokasi. Mas Hirofumi, nampaknya jatoh cinta pada pandangan pertama dengan Tamura, begitu tangan cowok tersebut menggenggam tangannya (berikut dengan mouse yang sedang dipegang Hirofumi) *ngomong-ngomong Hirofumi gue inget Araki… #merinding*

Kita cut pada percintaan Yaoi yang bertele-tele namun bikin greget << Aiko sampai teriak “Ayolaahh!” tanpa sadar Chichi tengah ngudut di belakanngya.

Sampailah pada suatu posisi dimana Tamura membantu Hirofumi dalam urusan kantor sampai semalam suntuk. Sialnya sang sutradara membuat mereka terjaga sampai pagi. *kenapa gak bikin adegan anu aja? #digorok*
Sampailah kita pada pagi yang berbahagia dimana mereka berdua selesai bersetubuh dengan pekerjaan mereka. Diem. Berdua cuma bengong tanpa kata-kata. Di sinilah saya greget.

Sampai akhirnya Tamura memberikan kopi paginya pada Hirofumi. Entah apa yang diobrolkan *sy download yg tanpa sub #tragis* sampai pada saat yang berbahagia mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan, Tamura memposisikan Hirofumi di bawahnya, daann… suasana romantis pun tercipta.

Namun dasar emang setiap sutradara film Yaoi minta digorok, adegan ciuman yang simple tersebut pun GAGAL pembaca… (==”)

Overall, film ini layak untuk ditonton bagi kalian yang suka fil BL terlebih mas Kawaai (yang menurut salah satu situs sebagai pangeran film Yaoi *ditabokin*) Bagi kalian penikmat film ‘Ai no Kotodama‘ yang sebelumnya, Saito Yasuka akan muncul kembali dengan senang hati. Namun saya tak mengerti jelas tentang perannya di sini, selain datang dan menghilang sesuka hati.

Enjoy.

Sekai no Hate Made.avi

current song    : Aotsuki – Junjou
current mood : buru-buru
location               : Home desu!

-Owari-